Telkom Setujui Buyback Saham Rp4 Triliun dan Ganti Komisaris
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) resmi mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan anggaran maksimal Rp4 triliun.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta pada Senin (8/6).
>>> Menteri Keuangan Tarik Utang Baru Rp386 Triliun Hingga Mei 2026
Aksi korporasi ini bertujuan meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan menjaga stabilitas harga saham di tengah dinamika pasar.
Manajemen Telkom akan melaksanakan buyback melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar bursa secara bertahap atau sekaligus dalam jangka waktu 12 bulan setelah persetujuan RUPST.
Jumlah saham yang dibeli kembali tidak boleh melebihi 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Perubahan Susunan Komisaris
Selain buyback, RUPST juga mengangkat Edwin Hidayat Abdullah sebagai Komisaris dan Anthony Leong sebagai Komisaris Independen.
Mereka menggantikan Rionald Silaban dan Silmy Karim. Sementara itu, jajaran direksi tidak mengalami perubahan, dengan Dian Siswarini tetap menjabat Direktur Utama.
>>> Veda Ega Pratama Pulang Kampung Demi Melepas Rindu dan Makan Soto
Pengamat teknologi dan kebijakan digital ITB, Agung Harsoyo, menilai susunan pengurus baru ini sebagai tim impian yang dapat mempercepat kedaulatan digital Indonesia.
Menurutnya, kombinasi kompetensi regulator dan pengalaman industri akan mempererat sinergi Telkom dengan Kementerian Komunikasi dan Digital serta menghadapi persaingan global.
Kehadiran Edwin di dewan komisaris bersama Angga Raka Prabowo yang menjabat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Komisaris Utama Telkom diproyeksikan memperkuat keselarasan kebijakan korporasi dengan pemerintah.
Agung menambahkan, sinergi tersebut berpotensi mempercepat implementasi agenda 3T Komdigi melalui langkah-langkah strategis restrukturisasi Telkom.
Pasar kini menaruh harapan besar pada kepemimpinan Dian Siswarini yang didukung Arthur Angelo Syailendra sebagai Direktur Keuangan agar Telkom lebih agresif membangun infrastruktur digital strategis.
>>> PKH Tahap 2 Juni 2026 Mulai Disalurkan, Ini Jadwal dan Nominal Bantuan
Manajemen Telkom saat ini juga memacu transformasi, termasuk konsolidasi anak usaha melalui penggabungan beberapa perusahaan dan penataan lisensi demi struktur bisnis yang lebih ramping dan kompetitif.
Update Terbaru
Grab Resmi Kuasai Saham Mayoritas Superbank Lebih dari 50 Persen
Selasa / 09-06-2026, 19:57 WIB
TBIG Optimistis Bisnis Menara Telekomunikasi Tumbuh Positif pada 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:57 WIB
5 Fakta Menarik Jelang Laga Timnas Indonesia Vs Mozambik
Selasa / 09-06-2026, 19:56 WIB
DEN Laporkan Hasil Survei Makan Bergizi Gratis ke Presiden Prabowo
Selasa / 09-06-2026, 19:56 WIB
Baterai SLA Motor Listrik Murah Rentan Rusak Tanpa BMS
Selasa / 09-06-2026, 19:56 WIB
Masjid Nabawi Pasok 235 Ton Air Zamzam Setiap Hari untuk Jemaah
Selasa / 09-06-2026, 19:56 WIB
Pemerintah Targetkan Anggaran PKPN 2027 Capai Rp1.896 Triliun
Selasa / 09-06-2026, 19:56 WIB
Luhut Dukung Kenaikan BI-Rate untuk Jaga Stabilitas Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 19:53 WIB
Relaksasi Kuota Batubara Diprediksi Dongkrak Penjualan Alat Berat
Selasa / 09-06-2026, 19:53 WIB
Legenda Prancis Just Fontaine Pegang Rekor Gol Terbanyak Piala Dunia
Selasa / 09-06-2026, 19:53 WIB
Metrodata Electronics Siapkan Langkah Adaptif Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
Selasa / 09-06-2026, 19:52 WIB
Timnas China Hadapi Thailand di Laga Persahabatan Jelang Piala Asia 2027
Selasa / 09-06-2026, 19:52 WIB
Relaksasi Produksi Batubara Diproyeksi Dongkrak Penjualan Alat Berat
Selasa / 09-06-2026, 19:52 WIB
BI Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Stabilitas Rupiah
Selasa / 09-06-2026, 19:52 WIB






