Bank Indonesia Pastikan Cadangan Devisa Cukup untuk Stabilisasi Rupiah
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan cadangan devisa negara saat ini sangat aman untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Pernyataan itu disampaikan di Gedung Parlemen DPR RI pada Selasa (9/6/2026) untuk membantah rumor tentang ketidakcukupan modal intervensi valuta asing.
>>> OJK Godok Aturan Tokenisasi Aset Nyata Komoditas Emas Nasional
BI secara periodik mengukur ketahanan dana eksternal menggunakan standar internasional Adequacy Reserve Asset (ARA) dari Dana Moneter Internasional (IMF).
"Lebih dari cukup. BI itu selalu mengukur berapa jumlah cadangan devisa yang cukup.
Ada indikator yang dikeluarkan IMF yang disebut Adequacy Reserve Asset," ujar Perry Warjiyo.
Rasio kecukupan cadangan devisa Indonesia saat ini telah mencapai angka di atas 115 persen dari ketentuan internasional.
Perry Warjiyo menekankan bahwa posisi ketahanan tersebut juga tercermin dari kemampuan pembiayaan impor nasional dalam periode yang panjang.
>>> Hormon GDF15 Berpotensi Menurunkan Keinginan Mengonsumsi Alkohol
"Kami ukur-ukur itu dan sekarang masih lebih dari 115%. Jadi masih lebih dari cukup," katanya.
Berdasarkan catatan resmi, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 mencapai US$ 144,9 miliar.
Nilai tersebut setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor atau 5,4 bulan impor jika ditambah pembayaran utang luar negeri pemerintah.
"Di samping yang sekitar enam bulan impor. Jadi jangan khawatir, jumlah cadangan devisa lebih dari cukup," tegasnya.
Angka cadangan devisa terkini berada jauh di atas standar kecukupan internasional yang umumnya hanya mematok durasi tiga bulan impor.
>>> Timnas Indonesia Hadapi Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Bank Indonesia menilai level ini sangat mumpuni dalam menjaga stabilitas makroekonomi serta memitigasi risiko ketidakpastian global yang masih tinggi.
Update Terbaru
Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Jadi Unggulan di Libema Terbuka 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:40 WIB
Telkom Buyback Saham Rp4 Triliun dan Bagikan Dividen, Analis Optimistis
Selasa / 09-06-2026, 19:40 WIB
Dewan Ekonomi Nasional Laporkan Risiko Pelemahan Rupiah ke Presiden
Selasa / 09-06-2026, 19:39 WIB
Menguak Misteri Jumlah Pintu Lawang Sewu Semarang
Selasa / 09-06-2026, 19:37 WIB
Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Libema Open 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:37 WIB
Mitsubishi Eclipse Kembali, Tapi Kini Jadi Mobil Listrik Rebadge Nissan
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Korlantas Polri Perpanjang Moratorium Sirene dan Pengawalan Kendaraan
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Grab Indonesia Targetkan Armada Kendaraan Listrik Naik Tiga Kali Lipat pada 2026
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Jadwal Libur Sekolah Semester Genap 2026 di Jakarta dan Jawa Barat Resmi Dirilis
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
Pemerintah Siapkan Rp 20 Triliun untuk Keberlanjutan JKN BPJS Kesehatan
Selasa / 09-06-2026, 19:36 WIB
IHSG Melonjak 7,5 Persen ke Level 5.746,6 Akhiri Tekanan Beruntun
Selasa / 09-06-2026, 19:35 WIB
Presiden Prabowo Terima Surat Kepercayaan 17 Duta Besar Negara Sahabat
Selasa / 09-06-2026, 19:35 WIB
Indeks Saham Bahan Baku Ambles 24 Persen Akibat Sentimen Negatif
Selasa / 09-06-2026, 19:34 WIB
OJK: 118 Perusahaan Asuransi Penuhi Ekuitas Minimum Tahap Pertama
Selasa / 09-06-2026, 19:33 WIB






