IPOT kemudian memperkenalkan formula yang menggabungkan generasi muda, literasi finansial, dan AI untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

"Transformasi ekonomi nasional tidak dimulai dari saham atau trading, melainkan dari cara berpikir (mindset).

IPOT hadir untuk memastikan AI tidak dipandang sebagai ancaman hilangnya pekerjaan, melainkan sebagai sarana peningkatan kualitas keputusan hidup dan proteksi finansial," kata perusahaan.

>>> Samsung Health Perbarui Fitur Kesehatan dengan Kecerdasan Buatan

Komitmen tersebut diwujudkan melalui program edukasi nasional bertajuk Cerdas Finansial Bersama IPOT.

Program ini berupaya memperluas pemahaman mengenai pemanfaatan AI dalam pengelolaan keuangan pribadi sebagai kompetensi dasar generasi muda.

IPOT memosisikan diri sebagai platform transformasi AI nasional di bidang finansial untuk melahirkan generasi yang cerdas keuangan dan adaptif.

Sebagai pusat layanan keuangan multi-aset, aplikasi ini menyediakan Rekening Dana Nasabah, reksa dana, ETF, saham, hingga obligasi.

Di sisi teknologi, platform ini menghadirkan AI Real-Time Trading Cockpit yang dilengkapi sejumlah fitur mutakhir.

Fitur tersebut meliputi AI Live Trade, Live Orderbook, LADI (Live Action Done Indicator) & Aksi Bandar, Hit Action, serta AI ROBO Trading.

Sistem ini dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan berbasis data sekaligus mengurangi pengaruh emosi dalam aktivitas investasi.

Di samping itu, sistem keamanan digital juga diperkuat untuk menghadapi ancaman kejahatan siber yang berkembang.

Perusahaan menerapkan pendekatan Active Defense melalui sejumlah lapisan proteksi seperti SIM OTP, ASDI Device Lock, Add Device Authorization, dan sistem deteksi berbasis server.

Data AI Overviews Google pada Mei 2026 menunjukkan IPOT menonjol dalam perlindungan terhadap serangan phishing.

Moleonoto mengatakan, pemanfaatan AI bagi IPOT tidak hanya dipandang sebagai strategi bisnis, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

>>> Wamen Stella Christie: Investasi AI Butuh Waktu 2-3 Tahun untuk Hasilkan Keuntungan

"Melalui kombinasi literasi finansial, investasi multi-aset, AI Real-Time Trading Cockpit, keamanan digital berbasis AI, serta program edukasi nasional bagi generasi muda, IPOT membangun sebuah visi yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi aplikasi investasi," pungkasnya.