Bank Sinarmas Luncurkan Reksa Dana STAR Fixed Income 4 Kelas Utama
PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) meluncurkan produk Reksa Dana STAR Fixed Income 4 Kelas Utama di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).
Produk ini merupakan reksa dana pendapatan tetap yang dikelola oleh PT Surya Timur Alam Raya Asset Management (STAR Asset Management) sebagai Manajer Investasi.
>>> Banggar DPR Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp 17.500 dalam Tiga Pekan
Kebijakan investasi produk ini mengalokasikan 80-100% dana pada Efek Bersifat Utang atau obligasi, dan 0-20% pada instrumen pasar uang.
Strategi tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pertumbuhan nilai investasi secara konsisten dengan pengelolaan risiko yang terukur.
Kategori "Kelas Utama" menandakan karakteristik administratif khusus yang membedakannya dari kelas unit penyertaan lain dalam produk yang sama.
Fokus utamanya adalah stabilitas dan potensi pertumbuhan hasil investasi untuk jangka menengah hingga panjang.
Peluncuran ini merupakan bagian dari strategi Bank Sinarmas memperluas variasi instrumen investasi berkualitas bagi nasabah. Produk ini menyasar segmen nasabah prioritas yang membutuhkan portofolio didominasi obligasi bermutu tinggi.
STAR Fixed Income 4 Kelas Utama menawarkan tingkat pengembalian kompetitif dan dipasarkan secara eksklusif melalui jaringan Bank Sinarmas.
Presiden Direktur Bank Sinarmas, Frenky Tirtowijoyo, menyatakan produk ini diharapkan menjadi alternatif investasi yang membantu nasabah mencapai tujuan keuangan secara terencana.
"Produk ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus menghadirkan solusi investasi yang relevan, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan nasabah di tengah dinamika pasar yang terus berkembang," ungkap Frenky.
>>> Erlangga Luncurkan Buku Next Gen Choice untuk Dukung Kurikulum Merdeka
Direktur Retail Banking Bank Sinarmas, Miko Andidjaja, mengungkapkan data pertumbuhan distribusi produk investasi perseroan. Sejak 2023, BSIM sebagai APERD mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 29%.
Update Terbaru
Wamen Stella Christie: Investasi AI Butuh Waktu 2-3 Tahun untuk Hasilkan Keuntungan
Selasa / 09-06-2026, 18:00 WIB
OJK Catat Pembiayaan Kendaraan Multifinance Naik Jadi Rp290 Triliun
Selasa / 09-06-2026, 18:00 WIB
IGAR Targetkan Pertumbuhan Bisnis 9,69% pada 2026 dengan Capex Rp88 Miliar
Selasa / 09-06-2026, 17:59 WIB
Cara Mengatasi Tetangga yang Suka Numpang Buang Sampah Tanpa Izin
Selasa / 09-06-2026, 17:57 WIB
Caviar Luncurkan Konsep iPhone 17 Pro Max dengan Slot Jam Tangan Mekanik
Selasa / 09-06-2026, 17:57 WIB
Samsung Galaxy A37 5G Andalkan Nightography HDR Video untuk Konten Low Light
Selasa / 09-06-2026, 17:56 WIB
PLN Serahkan 70 Persen Proyek RUPTL ke Swasta
Selasa / 09-06-2026, 17:56 WIB
Chatib Basri Sebut Tiga Opsi Kebijakan Fiskal Menteri Keuangan: Naikkan, Potong, Pinjem
Selasa / 09-06-2026, 17:56 WIB
Empat Dubes Negara Sahabat Berkomitmen Perkuat Hubungan dengan Indonesia
Selasa / 09-06-2026, 17:56 WIB
Hakim Federal AS Batalkan Pajak Visa H1B Trump
Selasa / 09-06-2026, 17:56 WIB
Lonjakan Biaya Bahan Bakar Tekan Maskapai Penerbangan Amerika Serikat
Selasa / 09-06-2026, 17:53 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa Targetkan Sinkronisasi Kebijakan Fiskal dan Moneter pada 2027
Selasa / 09-06-2026, 17:53 WIB
Raffi Ahmad Buka Suara soal Namanya Terseret Kasus Bea Cukai
Selasa / 09-06-2026, 17:53 WIB
Champion Pacific Indonesia Target Penjualan Rp1 Triliun pada 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:52 WIB






