Aturan Baru FIFA: Mengapa Emil Audero Dihukum Karena Mengulur Waktu
Banyak penggemar sepak bola Indonesia bertanya-tanya mengapa kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, dianggap mengulur waktu saat melawan Oman pekan lalu.
Wasit menghukum Timnas Indonesia dengan memberikan tendangan penjuru kepada Oman setelah Audero memegang bola lebih dari delapan detik.
>>> Timnas Spanyol Kalahkan Peru 3-1 dalam Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026
Insiden ini merupakan penerapan dari perubahan Laws of the Game yang disahkan FIFA dan IFAB menjelang Piala Dunia 2026.
Aturan Delapan Detik untuk Kiper
Aturan baru mewajibkan kiper melepaskan bola dalam waktu delapan detik, bukan enam detik seperti sebelumnya.
Wasit kini diwajibkan memberikan hitungan visual dengan kedua tangan sehingga pelanggaran lebih mudah terdeteksi.
Jika kiper melanggar, lawan mendapatkan tendangan penjuru sebagai hukuman.
Aturan ini bertujuan mempercepat tempo permainan dan mengurangi waktu yang terbuang akibat aksi mengulur waktu.
Dampak pada Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara dan digelar di tiga negara sekaligus.
Perubahan aturan ini diprediksi akan mengubah ritme pertandingan, strategi pelatih, hingga karakter permainan tim-tim unggulan.
Tim yang sering memperlambat tempo saat unggul kemungkinan kehilangan salah satu senjata taktis mereka.
>>> Veda Ega Pratama Optimistis Rebut Podium di Moto3 Prancis 2026
Data uji coba IFAB menunjukkan ancaman hukuman sepak pojok cukup efektif membuat kiper melepaskan bola lebih cepat.
Pelanggaran relatif jarang terjadi karena para penjaga gawang langsung menyesuaikan perilaku mereka.
Dampak lainnya adalah meningkatnya jumlah fase transisi, membuat pertandingan lebih vertikal dan dinamis.
Tim dengan kebugaran tinggi dan organisasi permainan matang seperti Spanyol akan diuntungkan.
Spanyol jarang mengandalkan penghentian tempo, sehingga aturan baru sejalan dengan filosofi mereka.
Argentina, juara bertahan, dikenal fleksibel dalam mengelola ritme, namun aturan baru bisa mengurangi ruang mereka untuk mendinginkan laga.
Prancis justru diuntungkan dengan meningkatnya situasi serangan balik berkat kecepatan pemain seperti Kylian Mbappe.
Secara keseluruhan, perubahan aturan FIFA bertujuan membuat pertandingan lebih hidup dan menyerang.
>>> Rio Ngumoha Cetak Sejarah Berkat Kepercayaan Arne Slot
Spanyol dipandang sebagai tim yang paling siap memetik manfaat dari perubahan ini.
Update Terbaru
Respons Penambang Usai Pemerintah Batalkan Skema Gross Split untuk Minerba
Selasa / 09-06-2026, 17:26 WIB
4 Kreasi Dubai Chewy Cookie Jadi Dessert Lezat yang Viral
Selasa / 09-06-2026, 17:25 WIB
Jaksa Tolak Pledoi Nadiem Makarim dalam Sidang Kasus Chromebook
Selasa / 09-06-2026, 17:25 WIB
Samsung Bocorkan Rencana Perubahan Desain Radikal Galaxy S26 FE
Selasa / 09-06-2026, 17:25 WIB
Steven Spielberg Siapkan Film Disclosure Day Tayang Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:24 WIB
Jelita Bahar Jual Risol untuk Atasi Gangguan Kecemasan
Selasa / 09-06-2026, 17:24 WIB
Infrastruktur Masif Belum Cukup, Integrasi Logistik Jadi PR Besar
Selasa / 09-06-2026, 17:24 WIB
BPJS Kesehatan: Penyesuaian Iuran Perlu Dipertimbangkan dalam Rancangan Perpres
Selasa / 09-06-2026, 17:24 WIB
Pendaftaran SPMB SMA dan SMK Negeri Sumut 2026 Dibuka, Ini Jalur dan Jadwalnya
Selasa / 09-06-2026, 17:20 WIB
Prabowo Panggil Luhut dan Chatib Basri ke Istana di Tengah Isu Reshuffle
Selasa / 09-06-2026, 17:20 WIB
Daftar Harga HP Xiaomi, Redmi, dan Poco per 9 Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 17:19 WIB
Rupiah Menguat 129 Poin ke Rp 18.058 per Dolar AS
Selasa / 09-06-2026, 17:17 WIB
Itel A200 Resmi di Indonesia, Desain Mirip iPhone 17 Pro Harga Mulai Rp1,5 Juta
Selasa / 09-06-2026, 17:17 WIB
4 HP di Bawah Rp3 Juta Pilihan David GadgetIn, Mana Juaranya?
Selasa / 09-06-2026, 17:16 WIB






