Divock Origi, mantan penyerang Liverpool dan AC Milan, secara resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 31 tahun.

Keputusan ini diumumkan melalui akun Instagram pribadinya, menandai akhir dari perjalanan karier yang penuh momen ikonik.

>>> Shin Tae-yong Tanggapi Rumor Anggaran Belanja Pemain Persija Jakarta

Origi dikenal sebagai figur krusial di balik kesuksesan Liverpool pada era Jurgen Klopp, terutama saat meraih trofi Liga Champions musim 2018/2019.

Salah satu momen paling berkesan adalah saat ia mencetak dua gol di leg kedua semifinal melawan Barcelona, membantu Liverpool membalikkan kekalahan 0-3 menjadi kemenangan 4-0.

Ia juga mencetak gol kedua di final melawan Tottenham Hotspur, memastikan kemenangan 2-0 dan gelar Liga Champions keenam bagi Liverpool.

Selama delapan tahun bersama The Reds, Origi mengumpulkan 175 penampilan dan 41 gol, serta memenangkan Premier League, Piala FA, Piala Liga, Liga Champions, Piala Super UEFA, dan Piala Dunia Antarklub.

Setelah kontraknya habis pada 2022, ia bergabung dengan AC Milan dengan status bebas transfer, namun performanya kurang memuaskan.

>>> Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8-6,5% pada 2027

Ia hanya mencatatkan 36 penampilan sebelum dipinjamkan ke Nottingham Forest pada musim 2023/2024.

Kontraknya dengan AC Milan diakhiri lebih cepat pada Desember 2025 setelah ia melewatkan lebih dari satu setengah tahun tanpa bermain.

Dalam pernyataan resminya, Origi mengungkapkan rasa syukur dan menyebut bahwa tujuannya sebagai pemain telah terpenuhi.

Ia berterima kasih kepada suporter, rekan setim, pelatih, dan keluarga atas dukungan sepanjang kariernya.

"Misi telah selesai. Kini saya melangkah menuju panggilan hidup berikutnya," tulis Origi.

>>> KSPSI Desak Menteri ESDM Turun Tangan Atasi Ancaman PHK Akibat Gas Industri

Meski bukan pilar utama, Origi akan selalu dikenang sebagai pemain spesialis laga besar yang menghadirkan momen magis bagi publik Anfield.