New York Knicks berhasil membalikkan keadaan untuk memimpin 64-57 atas San Antonio Spurs pada paruh pertama Game 3 Final NBA yang berlangsung di Madison Square Garden, Jumat malam waktu setempat.

Tim tuan rumah sempat tertinggal 11 poin pada kuarter pertama, namun bangkit dan kini unggul 2-0 dalam seri.

>>> Xi Jinping dan Kim Jong Un Sepakati Perluasan Kerja Sama Ekonomi

Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk merebut gelar juara.

Pertandingan berlangsung dengan tensi tinggi dan fisik yang keras sejak awal. San Antonio Spurs sempat memimpin 33-22 pada kuarter pertama sebelum Knicks membalikkan keadaan.

Keamanan Ketat karena Kehadiran Presiden Trump

Kehadiran Presiden Donald Trump di arena memicu pengetatan keamanan yang signifikan. Pagar pembatas antipanjat dan penghalang kendaraan dipasang di area lima blok sekitar Madison Square Garden.

Akses jalan bagi kendaraan umum dan pejalan kaki ditutup. Penjagaan ketat tersebut berdampak pada kenyamanan pemain.

>>> Apple Resmi Luncurkan iOS 27 di WWDC 2026, Dukung iPhone 11 ke Atas

Guard Spurs, De'Aaron Fox, menyebut situasi itu "inconvenient" (merepotkan).

Pihak kepolisian juga memblokir seluruh pintu masuk ke Stasiun Penn hingga Trump memasuki arena pertandingan.

Insiden Fisik di Lapangan

Ketegangan di lapangan meningkat saat guard bintang Knicks, Jalen Brunson, terjatuh keras akibat benturan fisik dengan Stephon Castle.

Victor Wembanyama juga terlibat friksi fisik dengan Brunson di awal laga.

>>> Cadangan Devisa Menurun, Rupiah Diprediksi Melemah pada Selasa (9/6)

Josh Hart mendapat pelanggaran teknis setelah didorong oleh center cadangan Spurs, Luke Kornet.