Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, menjadi penyebab kecelakaan beruntun pada balapan utama MotoGP Hungaria di Sirkuit Balaton Park, Minggu (7/6/2026).

Insiden di tikungan pertama itu melibatkan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, serta beberapa pembalap lain seperti Raul Fernandez, Fabio Di Giannantonio, dan Fermin Aldeguer.

>>> Junior FC Juara Liga BetPlay Usai Kalahkan Atletico Nacional

Akibat tabrakan tersebut, Martin dan Bezzecchi tidak bisa melanjutkan balapan. Di Giannantonio masih mampu finis di posisi ke-12, sementara yang lainnya tersingkir.

Martin kehilangan kendali saat mengerem dan memicu kontak. Ia pun dijatuhi hukuman double long lap penalty untuk balapan berikutnya di Republik Ceko.

Martin Langsung Minta Maaf

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengakui insiden itu murni kesalahan Martin. Ia menegaskan tidak ingin menyalahkan lintasan atau perangkat start.

Menurut Rivola, Martin langsung menunjukkan tanggung jawab sesaat setelah balapan. Pembalap asal Spanyol itu mendatangi Bezzecchi dan kru untuk meminta maaf.

"Hal pertama yang dilakukan Jorge adalah segera menemui Marco Bezzecchi dan semua kru untuk meminta maaf kepada mereka," kata Rivola.

>>> New York Knicks Ungguli San Antonio Spurs Dua Kosong di Final NBA

Rivola menghargai respons cepat Martin meski hasil balapan tak bisa diubah. "Setidaknya itu adalah tindakan yang baik," tambahnya.

Rivola mengaku belum berbicara dengan Bezzecchi karena khawatir dengan kondisi fisiknya. Beruntung, tidak ada cedera serius dalam kecelakaan massal tersebut.

"Saya pikir ini hari yang beruntung karena tidak ada yang benar-benar cedera, hanya rasa sakit," ungkap Rivola.

Meski demikian, Rivola yakin Bezzecchi akan bangkit pada seri berikutnya. "Saya yakin ia akan berjuang untuk kemenangan di dua balapan berikutnya," lanjutnya.

Duo Aprilia diprediksi akan bersaing ketat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

>>> Junior FC Juara Liga BetPlay DIMAYOR I-2026 Usai Kalahkan Atletico Nacional

Marc Marquez yang menang di Hungaria kini tertinggal 72 poin dari Bezzecchi dan 52 poin dari Martin.