Meta resmi meluncurkan Meta Business Agent pada Rabu, 3 Juni 2026. Asisten kecerdasan buatan ini dirancang untuk membantu bisnis kecil dan menengah dalam menangani layanan pelanggan serta penjualan.

Teknologi ini diperkenalkan secara global dari London melalui Meta Newsroom. Layanan ini beroperasi tanpa henti di platform WhatsApp, Instagram, dan Messenger.

>>> Apple Luncurkan Fitur Keamanan Anak Baru Lewat iOS 27

Asisten virtual ini memanfaatkan teknologi agentic AI generasi terbaru. Sistem ini mampu memahami konteks percakapan alami dan mengarahkan konsumen langsung ke proses transaksi.

Meta Business Agent dapat mengelola hingga 90 persen interaksi harian secara mandiri. Mulai dari memfilter calon pembeli hingga memeriksa katalog produk secara real-time.

Fitur ini juga menyediakan laporan ringkasan otomatis setiap pagi kepada pemilik usaha. Laporan tersebut mencakup performa percakapan dan data transaksi yang berhasil diselesaikan.

Integrasi dan Uji Coba

Meta Business Agent Platform telah terintegrasi dengan berbagai sistem e-commerce dan manajemen hubungan pelanggan global. Platform yang didukung antara lain Shopify, Shopee, dan Zendesk.

>>> Apple Luncurkan Siri AI dengan Integrasi Apple Intelligence di WWDC 2026

Sebelum peluncuran resmi, fitur ini telah diaktifkan oleh lebih dari 1 juta bisnis dalam uji coba di India, Brasil, dan Meksiko.

Hasilnya, terjadi peningkatan konversi penjualan hingga 35 persen.

Saat ini, layanan asisten AI ini disediakan secara gratis sebagai insentif bagi pengguna awal di berbagai negara.

Namun, Meta berencana mengalihkan fitur ini ke model berlangganan berbayar melalui paket premium Meta One dalam beberapa bulan mendatang.

>>> Sinopsis Night Shift for Cuties, Serial tentang Fangirl yang Kabur dari Realita

Langkah komersialisasi tersebut diproyeksikan menjadi pilar pendapatan baru bagi perusahaan di luar sektor periklanan digital.