Tim nasional Prancis menyiapkan skuad bertabur bintang untuk menghadapi Irlandia Utara dalam laga persahabatan di Stadion Decathlon Arena - Stade Pierre-Mauroy, Lille.

Pertandingan ini menjadi pemanasan terakhir sebelum Prancis bertolak ke Piala Dunia 2026 untuk melakoni laga pertama melawan Senegal pada 16 Juni.

>>> Timnas Belanda Gelar Uji Coba Tertutup Lawan Uzbekistan di New York

Kekuatan Skuad Prancis

Pelatih kepala Prancis, Didier Deschamps, memiliki kedalaman skuad luar biasa yang dipenuhi pemain dari klub-klub raksasa Eropa.

Sektor penyerangan diperkuat Kylian Mbappe dari Real Madrid yang memegang rekor 56 gol dalam 97 laga, didampingi trio Paris Saint Germain yaitu Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Bradley Barcola, serta Michael Olise, Marcus Thuram, dan Jean-Phillipe Mateta.

Barisan pertahanan diisi oleh Lucas Digne, Jules Kounde, Theo Hernandez, Lucas Hernandez, William Saliba, Dayot Upamecano, dan Ibrahima Konate.

Di lini tengah, Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni, dan gelandang muda Manchester City Rayan Cherki akan bahu-membahu bersama pemain berpengalaman N'Golo Kante yang kini membela Fenerbahce.

Pandangan Manajer Irlandia Utara

Manajer Irlandia Utara, Michael O'Neill, memandang laga uji coba ini sebagai kesempatan berharga bagi anak asuhnya untuk mengukur kemampuan individu dan kolektif.

Ujian berat ini datang setelah Irlandia Utara memetik kemenangan 1-0 atas Guinea lewat gol Tom Atcheson di Spanyol.

O'Neill menyadari bahwa menghadapi tim peringkat satu dunia akan memaksa pasukannya bertahan lebih lama tanpa bola.

Meski demikian, ia menegaskan target timnya untuk merepotkan sang lawan di hadapan pendukungnya sendiri.

"We probably have to be a badly-behaved guest, really.

That's what we have to aspire to do, in terms of if we can make the game difficult for France," ujar Michael O'Neill.