PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) resmi memperluas jangkauan layanan QRIS Cross Border pada aplikasi BRImo hingga ke China.

Langkah ini bertujuan memperkuat infrastruktur pembayaran digital lintas negara dan memudahkan masyarakat Indonesia yang bepergian ke China.

>>> Badai PHK Hantam PT Xactie Indonesia Depok, 350 Karyawan Kena Imbas

Melalui fitur terbaru BRImo, nasabah dapat bertransaksi di berbagai merchant lokal China hanya dengan memindai kode QR.

Sistem akan mengonversi saldo rupiah secara otomatis berdasarkan nilai tukar real-time, sehingga tidak perlu membawa uang tunai.

Ekspansi ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri pascapandemi, dengan China sebagai salah satu destinasi utama.

Kemudahan dan Efisiensi bagi Wisatawan

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, mengatakan inovasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nasabah yang bermobilitas tinggi.

"Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri karena kemudahan penggunaannya," ujar Saladin dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).

Ia menambahkan bahwa layanan ini membebaskan wisatawan dari repotnya membawa uang tunai fisik atau mencari tempat penukaran valuta asing.

Seluruh nominal transaksi akan langsung memotong saldo rupiah nasabah secara transparan.

Selain kemudahan, fitur ini menawarkan efisiensi biaya melalui skema nilai tukar yang kompetitif.

>>> Indeks Dolar AS Tembus 100, Rupiah Tertekan

Nasabah juga dapat memantau rincian dan aktivitas pengeluaran secara real-time melalui superapp BRImo.

"Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di level global," kata Saladin.

Implementasi QRIS Cross Border di China juga mendukung program konektivitas finansial yang diinisiasi Bank Indonesia.

Jaringan pembayaran global ini diyakini mampu mendongkrak efisiensi bertransaksi dan memperkokoh integrasi keuangan digital nasional.

Pertumbuhan Bisnis Digital BRI

Pertumbuhan bisnis digital BRI terus mencatatkan tren positif.

Hingga triwulan I 2026, volume transaksi QRIS BRI mencapai Rp30,5 triliun, tumbuh sekitar 76% year on year (yoy).

Total interaksi mencapai 253 miliar transaksi, melonjak 86,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Performa superapp BRImo juga mencatat volume transaksi Rp2.042,2 triliun pada triwulan I 2026, tumbuh 29,4% yoy.

>>> Indeks Dolar AS Tembus 100, Rupiah Tertekan

Angka tersebut menunjukkan semakin tingginya adopsi digital masyarakat dalam ekosistem keuangan lintas negara.