Liverpool akan memasuki era baru bersama Andoni Iraola mulai musim 2026/2027.

Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya sukses mengubah Bournemouth menjadi salah satu tim paling menarik di Premier League.

>>> Lamine Yamal Absen di Uji Coba Spanyol vs Peru karena Cedera

Iraola dikenal sebagai pelatih yang menyukai pressing tinggi, tempo cepat, dan serangan langsung ke depan. Filosofi tersebut membuat Bournemouth menjadi tim agresif di Inggris dalam beberapa musim terakhir.

Gaya Bermain Intens ala Iraola

Ciri utama tim Iraola adalah keberanian menekan lawan sejak dari area pertahanan. Begitu kehilangan bola, para pemain langsung melakukan pressing.

Ketika berhasil merebut bola, serangan dibangun secepat mungkin untuk mengejutkan lawan sebelum pertahanan mereka terbentuk. Pendekatan ini mengingatkan pada Liverpool era awal Klopp yang agresif.

Statistik menunjukkan kedekatan gaya Iraola dengan Klopp. Dalam perebutan bola per laga, Klopp mencatat 57,7, sementara Iraola 48,8.

Untuk tackle, Iraola unggul dengan 17,9 dibanding Klopp 16,6.

>>> Kylian Mbappe Bidik Rekor Baru Jelang Piala Dunia 2026

High turnover Iraola mencapai 8,6 per laga, mendekati Klopp yang 9,6. Peluang dari serangan cepat Iraola 1,1, sementara Klopp 0,6.

Tantangan Penguasaan Bola

Meski memiliki banyak kesamaan dengan Klopp, ada satu perbedaan penting. Iraola bukan ahli dalam penguasaan bola.

Klopp akhirnya mengembangkan Liverpool menjadi tim yang mampu menguasai bola dan mengontrol pertandingan. Sementara itu, tim-tim Iraola lebih nyaman bermain dengan ruang terbuka dan transisi cepat.

Sebagai klub besar, mayoritas lawan akan bertahan dan menunggu di area sendiri. Situasi ini membuat ruang serangan balik lebih sedikit.

>>> Timnas Indonesia U-19 Tekuk Vietnam untuk Lolos ke Semifinal

Statistik Bournemouth musim lalu menunjukkan tantangan tersebut. Saat penguasaan bola di atas 55 persen, performa mereka cenderung menurun.