Mantan bek Liverpool, Dejan Lovren, mengungkapkan bahwa keretakan hubungan antara Mohamed Salah dan pelatih Arne Slot menjadi faktor utama yang memicu keputusan sang penyerang meninggalkan Anfield pada akhir musim 2025/2026.

Lovren menyatakan keyakinannya bahwa Salah akan bertahan jika posisi manajer tidak dipegang oleh Slot pada musim lalu.

>>> Michael Carrick Rampungkan Transfer Ederson ke Manchester United

"Ya, dia akan bertahan, 100 persen. Percayalah kepada saya, dia akan bertahan 100 persen," kata Lovren.

Mantan pemain belakang The Reds tersebut menilai kepergian Salah sangat disayangkan karena sang pemain masih memiliki kemampuan mumpuni untuk bersaing di kompetisi tertinggi.

"Hanya orang bodoh yang akan mengatakan kami tidak membutuhkannya lagi," ujarnya.

Lovren berpendapat bahwa kualitas Salah masih sangat dibutuhkan untuk mendongkrak performa tim dalam beberapa tahun ke depan.

"Jika Anda mengatakan Liverpool tidak membutuhkan Mohamed Salah lagi ketika dia masih bisa bermain di level tertinggi selama dua atau tiga tahun ke depan, berarti ada masalah dalam cara kita memahami sepak bola," imbuh Lovren.

Hubungan Memburuk Sepanjang Musim

Kondisi internal di Anfield memanas setelah Salah beberapa kali ditempatkan di bangku cadangan, termasuk saat melawan Leeds United pada Desember 2025.

"Ya, tidak ada hubungan antara kami.

Sebelumnya hubungan kami sangat baik, lalu tiba-tiba tidak ada hubungan lagi," jawab Salah saat ditanya mengenai hubungannya dengan Slot.

Keputusan untuk menyudahi masa bakti selama sembilan tahun di Liverpool diambil Salah setelah melalui berbagai dinamika di dalam tim sepanjang musim.

"Musim lalu saya belum siap pergi.

Namun, sekarang, dengan semua yang terjadi sepanjang musim ini, saya tidak akan menjelaskan secara detail, tetapi Anda tahu bahwa sekarang memang waktunya," tutur Salah.