Pebalap Aprilia Racing, Jorge Martin, mendapat sanksi berat dari Steward FIM MotoGP usai memicu insiden fatal pada balapan utama Grand Prix Hungaria, Minggu.

Hukuman yang diberikan berupa dua kali penalti putaran panjang (double long lap penalty).

>>> Timnas U19 Indonesia Kalahkan Vietnam, Puncaki Grup A ASEAN Championship

Kecelakaan beruntun terjadi saat Martin kehilangan kendali motor Aprilia RS-GP ketika melakukan pengereman keras di Tikungan 1.

Rider yang start dari posisi kedelapan itu meluncur dan menghantam bagian samping rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang sedang memimpin klasemen sementara.

Tabrakan tersebut memicu efek domino yang melibatkan tiga pebalap lain: Fabio di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez.

Mereka ikut terseret dan terjatuh di area run-off.

Setelah insiden, Bezzecchi dan Martin dibawa ke pusat medis untuk pemeriksaan. Hasil pemindaian menunjukkan tidak ada cedera patah tulang pada kedua pebalap.

Steward MotoGP menyatakan Martin bersalah karena menciptakan situasi berbahaya dan memicu kecelakaan.

>>> Puspresnas Rilis Jadwal OSN-K 2026 untuk SD dan SMP

Dalam rilis resmi, Steward menjelaskan bahwa ini adalah pelanggaran pertama musim ini, sehingga hukuman yang tepat adalah penalti dua putaran panjang.

Catatan kedisiplinan menunjukkan bahwa ini bukan pertama kalinya Martin memicu tabrakan beruntun di awal laga.

Ia pernah menerima hukuman serupa untuk insiden hampir sama di Tikungan 1 pada GP Motegi musim lalu.

Penegakan aturan terkait kesalahan di awal balapan memang sangat ketat karena risiko fatalitas yang tinggi akibat padatnya posisi pebalap di lintasan.

Akibat gagal finis, posisi Martin di klasemen tertahan dan tetap tertinggal 20 poin dari Bezzecchi.

Sementara itu, Di Giannantonio yang berada di peringkat ketiga berhasil bangkit dan mengamankan empat poin penting.

>>> Prabowo Rekrut Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang di GP Hungaria kini berhasil memangkas jarak menjadi hanya 30 poin dari Bezzecchi.