Apple dikabarkan tidak akan mengikuti tren produsen Android yang berlomba meningkatkan kapasitas baterai secara signifikan pada smartphone flagship mereka.

Bocoran terbaru justru menyebut iPhone 18 Pro hanya akan mendapatkan peningkatan kapasitas baterai yang relatif kecil dibanding generasi sebelumnya.

>>> 5 HP Baru 2026 Siap Usung Baterai 10.000 mAh, Redmi dan Oppo Ikut Bersaing

Informasi tersebut berasal dari pembocor teknologi Digital Chat Station.

Ia menyebut iPhone 18 Pro akan hadir dengan baterai sekitar 4.056 mAh untuk model standar, sementara versi eSIM khusus pasar tertentu mencapai 4.288 mAh.

Angka itu hanya naik tipis dibanding iPhone 17 Pro yang dilaporkan memiliki kapasitas baterai sekitar 3.998 mAh hingga 4.252 mAh, tergantung konfigurasi perangkat.

Di tengah tren industri yang mulai mengadopsi baterai berkapasitas 6.000 mAh hingga 7.000 mAh, langkah Apple ini memunculkan perdebatan.

Sejumlah vendor Android kini memanfaatkan teknologi baterai silikon-karbon yang memungkinkan kapasitas lebih besar tanpa membuat perangkat lebih tebal.

Sementara Apple tampaknya masih mengandalkan pendekatan optimasi perangkat keras dan perangkat lunak yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan.

Keunggulan Efisiensi Chipset A20 Pro

Meski peningkatan kapasitas baterai terlihat minim, laporan yang sama mengungkap bahwa Apple akan membawa peningkatan lebih besar melalui chipset generasi baru A20 Pro.

Chip tersebut disebut diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 2 nanometer dari TSMC, yang menawarkan efisiensi daya jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Peralihan dari proses 3nm ke 2nm memungkinkan jumlah transistor yang lebih banyak dalam ukuran chip yang sama.

Berdasarkan estimasi awal, A20 Pro berpotensi menawarkan peningkatan performa sekitar 15 persen sekaligus efisiensi daya hingga 30 persen dibanding pendahulunya.