Lagu kebangsaan Rusia tidak berkumandang setelah petenis Rusia Mirra Andreeva menjuarai turnamen Roland-Garros di Paris pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Keputusan itu merupakan dampak dari sanksi Federasi Tenis Internasional (ITF) yang masih berlaku terhadap Rusia dan Belarus.

>>> Manchester United dan Real Madrid Berebut Mateus Fernandes Jelang Bursa Transfer

ITF sebelumnya telah menegaskan kembali penangguhan posisi Rusia dan Belarus dalam kompetisi tenis melalui pernyataan resmi pada 8 Mei.

Akibat kebijakan tersebut, Andreeva harus mengangkat trofi Suzanne-Lenglen di lapangan utama tanpa iringan lagu kebangsaan negaranya.

Status Netral Atlet Rusia dan Belarus

Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, pemain dari Rusia dan Belarus diizinkan bersaing di sirkuit tenis dunia dengan status netral.

>>> Mirra Andreeva Ungkap Tekanan Mental Usai Raih Gelar Roland Garros

Mereka bertanding tanpa membawa bendera nasional, lagu kebangsaan, maupun inisial negara yang melekat pada nama mereka.

Kebijakan ini sempat mengalami dinamika ketika penyelenggara Wimbledon melarang partisipasi mereka pada 2022, sebelum akhirnya membatalkan keputusan tersebut pada tahun berikutnya.

>>> Mirra Andreeva Juarai Prancis Terbuka 2026, Kalahkan Maja Chwalinska

Situasi di Roland-Garros 2026 berbeda dengan Olimpiade Paris 2024, di mana atlet Rusia dan Belarus yang bertanding sebagai Atlet Individu Netral (AIN) masih bisa merayakan kemenangan di bawah bendera dan lagu kebangsaan Olimpiade.