Petenis peringkat delapan dunia Mirra Andreeva berhasil meraih gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka 2026.

Ia mengalahkan Maja Chwalinska dengan skor 6-3, 6-2 di lapangan Philippe-Chatrier, Paris, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

>>> Portugal Uji Coba Lawan Chile di Lisbon Jelang Piala Dunia 2026

Kemenangan ini mencatatkan rekor baru bagi Andreeva sebagai juara termuda di Roland Garros sejak Monica Seles pada 1992.

Ia menyusul jejak Coco Gauff setelah sebelumnya terhenti di babak perempat final tahun lalu.

Babak final sempat diwarnai ketegangan dengan kesalahan ganda pada servis Chwalinska dan performa servis Andreeva yang kurang stabil.

Namun, Andreeva segera menyesuaikan ritme permainan dan merebut empat gim berturut-turut untuk menutup set pertama dalam 42 menit.

Pada set kedua, dominasi petenis asal Siberia itu semakin tak terbendung. Pukulan silangnya yang kuat gagal dihalau Chwalinska yang mulai kelelahan secara fisik.

>>> Mirra Andreeva Tampil Tanpa Bendera di Prancis Terbuka 2026

Chwalinska, yang memulai turnamen dari babak kualifikasi dan menempati peringkat 114 dunia, harus puas sebagai runner-up. Meski begitu, ia mencatat pencapaian karier tertinggi sepanjang tiga pekan turnamen.

Dalam upacara penyerahan piala, Chwalinska memberikan pujian kepada Andreeva. "Selamat untuk Mirra.

Kamu pemain yang luar biasa. Kamu masih sangat muda dan berbakat, itu benar-benar menyebalkan (tertawa)," ujarnya.

Peringkat dunia Chwalinska diproyeksikan melonjak ke urutan 21 dunia pada Senin berikutnya. Sementara itu, Andreeva menjadi pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak di sirkuit profesional musim ini.

>>> Belgia Hancurkan Tunisia 5-0 dalam Laga Uji Coba Terakhir

Pertandingan final ini juga menegaskan status netral Andreeva dalam turnamen resmi tanpa kibaran bendera negara, sesuai regulasi yang berlaku sejak 2022.