Pelatih kepala Tunisia, Sabri Lamouchi, memberikan peringatan kepada skuadnya jelang laga persahabatan melawan Belgia pada Jumat, 5 Juni 2026.

Pertandingan ini disebut sebagai ujian besar yang membutuhkan fokus tinggi.

>>> Vicente Pizarro Optimistis Timnas Cile Bangkit Jelang Lawan Portugal

Dalam konferensi pers sehari sebelum pertandingan, Lamouchi mengakui kekuatan tim Belgia. Ia menyoroti kualitas lini serang dan pengalaman internasional yang dimiliki lawan.

Lamouchi menilai Belgia tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di Eropa berkat bakat individu dan kerja sama tim yang solid.

Oleh karena itu, organisasi pertahanan yang rapi menjadi keharusan bagi Tunisia.

Kunci utama untuk membatasi ruang gerak pemain ofensif Belgia adalah kedisiplinan dan persatuan tim. Lamouchi juga menekankan pentingnya konsentrasi penuh, terutama saat mengantisipasi transisi cepat lawan.

Persiapan Piala Dunia

Lamouchi memaknai laga ini sebagai bagian dari persiapan Piala Dunia yang lebih luas, bukan sekadar hasil akhir. Ia ingin mengevaluasi pendekatan taktis dan membangun skuad yang seimbang.

>>> Timnas Indonesia Tekuk Oman 3-0, Emil Audero Jadi Bintang

"Pertandingan ini merupakan langkah persiapan tambahan sebelum Piala Dunia.

Tujuannya adalah menguji berbagai opsi taktis dan terus membangun tim yang kompetitif, bukan hanya fokus pada hasil," ujar Lamouchi.

Pelatih asal Prancis itu juga mengonfirmasi akan melakukan perubahan pada susunan pemain utama.

Langkah ini diambil karena kelelahan fisik setelah laga melawan Austria dan masalah kebugaran ringan di skuad.

>>> Erick Thohir Minta Sabar soal Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker

Manajemen beban kerja pemain akan dilakukan secara hati-hati tanpa mengambil risiko sebelum turnamen. Rotasi pemain dan eksperimen taktis diproyeksikan terus berlanjut demi menyempurnakan kesiapan tim.