Langkah Memperkuat Ekosistem Sepak Bola Putri

Bakti Olahraga Djarum Foundation terus menggulirkan langkah nyata dalam memperkuat ekosistem sepak bola putri nasional melalui rangkaian turnamen berkesinambungan.

Agenda kompetisi akan berlanjut ke MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025/2026 pada 23-28 Juni. Kemudian dilanjutkan dengan Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 pada 5-12 Juli.

Sebagai puncak program, Srikandi Merdeka Cup bakal digelar pada 14-23 Agustus dengan melibatkan partisipasi dari sejumlah negara Asia seperti Yordania, Malaysia, Filipina, Arab Saudi, Singapura, Thailand, dan tuan rumah Indonesia.

"Kami berupaya menghadirkan jalur pembinaan yang jelas bagi atlet putri.

Harapannya para pemain mendapatkan pengalaman kompetitif yang berjenjang sehingga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan mereka secara optimal," tutur Teddy.

"Sinergi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci penting dalam membangun ekosistem sepak bola putri yang kuat.

Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak atlet putri Indonesia yang berkembang dan mampu berprestasi di level yang lebih tinggi," pungkasnya.

Exco PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, memandang ajang ini memiliki posisi strategis untuk memperlebar basis pemain sekaligus menjadi instrumen efektif dalam memantau bakat baru untuk skuad Garuda Pertiwi.

"Saya mengapresiasi setinggi-tingginya terhadap Hydroplus Soccer League dan Djarum Foundation yang sudah membuat program ini menjadi nyata.

>>> Emil Audero Puji Penampilan Elkan Baggott Saat Gantikan Jay Idzes

Kita tidak bisa memungkiri kompetisi khusus putri sangat jarang dan ini dimulai dengan sangat baik," kata Vivin.

"Korelasi sangat erat terhadap perkembangan sepak bola putri secara keseluruhan.

Kami berharap dengan ajang seperti ini menemukan talent-talenta berbakat yang tentunya merupakan sumbangan yang sangat baik untuk talent pool di Timnas Putri Indonesia," sambungnya.