"Saya rasa apa yang sudah ditunjukkan Mathew Baker beberapa momen yang bagaimana dia menunjukkan begitu cinta dengan Indonesia," sambungnya.

Kehadiran bek berusia 17 tahun ini menjadi angin segar dan simbol regenerasi di skuad Garuda.

Keberanian talenta muda bersaing memperebutkan tempat di tim utama memberikan optimisme bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Atmosfer Laga Perdana yang Emosional

Debut ini bukan sekadar capaian prestisius bagi karier Baker, tetapi juga angin segar bagi perkembangan Timnas Indonesia.

Di usia belia, ia telah mengantongi jam terbang dari Piala Dunia U17 hingga laga senior yang disaksikan 23.677 suporter.

Setelah peluit panjang, Baker tidak bisa menyembunyikan luapan emosi saat merayakan hasil positif bersama rekan setim dan pendukung.

Momen itu mempertegas arti penting laga debut ini.

"Saya rasa kita sudah memiliki masa depan yang begitu baik dengan Mathew Baker yang tampaknya komitmen begitu penuh untuk Timnas Indonesia," kata Rizal Pahlevi.

>>> GrabFood Gelar Festival Burger Sedunia di Chillax Sudirman Jakarta

"Saya sangat bangga dengan turunnya dia di atas lapangan untuk mendapatkan debutnya di usia 17 tahun ini," pungkasnya.