Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengumumkan bahwa hasil pemeriksaan MRI terkait cedera betis kanan Neymar baru akan keluar paling cepat Senin (8/6) di Amerika Serikat.

Kondisi kebugaran penyerang utama Brasil itu memicu kekhawatiran karena ia belum mengikuti sesi latihan kelompok sejak tiba di AS.

>>> Pria Wajib Tahu Pentingnya Membersihkan Diri Setelah Berolahraga

Cedera betis kanan Neymar didapat saat memperkuat Santos pada 17 Mei, sehari sebelum pengumuman skuad Selecao untuk Piala Dunia 2026.

Proses pemulihan yang lambat membuat Neymar ditinggal di markas tim di New Jersey saat skuad Brasil bertolak ke Cleveland untuk laga persahabatan melawan Mesir.

Tim dokter memperkirakan masa pemulihan dua hingga tiga pekan, sehingga Neymar terancam absen pada laga pembuka Piala Dunia 2026 kontra Maroko, 14 Juni.

Kepastian durasi absen dan program latihan lanjutan bergantung pada hasil MRI mendatang.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 7 - 14 Juni 2026

"Saya rasa situasinya cukup jelas. Dia sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik.

Setelah akhir pekan, dia akan menjalani pemindaian dan jika segalanya berjalan lancar, dia akan berlatih dengan skuad pekan depan," ujar Ancelotti.

Neymar, yang kini membela Santos, merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol dalam tiga edisi Piala Dunia.

>>> CEO TSMC Ragukan Rencana Produksi Chip Terafab Milik Elon Musk

Namun, kebugarannya terus terganggu setelah absen membela tim nasional sejak Oktober 2023 akibat cedera serius pada ligamen lutut.