Al Mubarak meyakini sistem dan struktur yang diwariskan oleh Guardiola menjadi jaminan mutu bagi skuad. Man City diproyeksikan tidak akan kehilangan taji meskipun harus berganti nakhoda strategi.

"Apa yang diberikan Pep membawa kami ke level berikutnya. Kami sangat berterima kasih atas apa yang telah ia bangun di sini," ujarnya.

"Saya, Sheikh Mansour, Ferran Soriano, dan seluruh organisasi memiliki satu tim. Tim itu adalah tim pemenang."

"Tim itu akan terus berjalan. Akan selalu ada pemain, pelatih, dan eksekutif yang datang serta pergi.

Itu bagian dari kehidupan. Namun, kami akan terus melangkah dan terus memberikan hasil," ucap Al Mubarak.

Proses adaptasi pemain baru dalam beberapa bursa transfer terakhir disebut memerlukan waktu. Namun, kematangan komposisi tim dinilai sudah mulai terlihat sejak pertengahan musim lalu.

>>> Mathew Baker Debut Bersama Timnas Indonesia Senior, Sang Ayah Bangga

"Hampir bisa dikatakan ini tim baru.

Ketika inti tim berubah seperti yang terjadi dalam beberapa jendela transfer terakhir, tentu dibutuhkan waktu agar para pemain menyatu dan membangun chemistry," jelasnya.

"Fondasi tim ini mulai benar-benar berkembang sejak Februari ketika para pemain makin matang dan semakin memahami satu sama lain."

"Ditambah lagi dengan pemain-pemain yang akan kami datangkan musim panas ini, karena itu saya sangat percaya diri. Musim depan kami akan kembali dengan sangat kuat.

Sangat kuat. Kami akan memastikan berada dalam posisi yang lebih baik dibanding musim sebelumnya," tuturnya.

Sinyal Manajer Baru

Pihak manajemen klub mengonfirmasi bahwa kepastian mengenai sosok pelatih pengganti akan segera diselesaikan. Proses pencarian diklaim berjalan secara matang.

Nama Enzo Maresca menjadi figur yang santer dikaitkan dengan kursi kepelatihan di Stadion Etihad. Mantan arsitek Chelsea itu bukan sosok asing karena pernah mengabdi sebagai asisten Guardiola.