Slate Auto, startup kendaraan listrik yang didukung Jeff Bezos, mungkin memiliki pemodal baru yang tak terduga: Carvana.

Dokumen yang diajukan ke divisi korporasi Delaware mengungkapkan hubungan antara kedua perusahaan, meskipun belum memastikan apakah Carvana benar-benar menggunakan waran tersebut.

>>> Scout II V8 Karatan Laku Rp160 Ribu di Bring a Trailer

Carvana, yang dikenal sebagai pengecer mobil bekas, belakangan ini mulai merambah penjualan mobil baru dengan mengakuisisi beberapa dealer Stellantis di Amerika Serikat.

Tahun lalu, Carvana dilaporkan mendapatkan waran untuk membeli saham Slate Auto, bertepatan dengan putaran pendanaan Seri C yang mengumpulkan dana sebesar 650 juta dolar AS.

Dalam pengajuan Maret, Carvana menyebutkan telah diberi waran untuk membeli saham di sebuah "perusahaan produk" yang tidak disebutkan namanya, dengan nilai total waran mencapai 1,5 juta dolar AS pada akhir 2025.

Belum jelas apakah referensi itu terkait dengan Slate Auto atau perusahaan lain.

Investor Lain di Slate Auto

Slate Auto telah mengumpulkan dana sekitar 1,4 miliar dolar AS hingga saat ini, meskipun rincian kepemilikan investor masih terbatas.

>>> Suzuki Uji Pasar Jimny Gozel Concept di Festival Pemilik

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, diketahui sebagai investor utama, bersama dengan CEO Guggenheim Partners, Mark Walter.

Investor lain termasuk General Catalyst, Slauson & Co, dan eksekutif Amazon Diego Piacentini.

Startup ini berencana meluncurkan truk listrik murah dengan harga mulai dari kisaran "pertengahan 20.000 dolar AS".

Harga itu lebih tinggi dari janji awal di bawah 20.000 dolar AS, yang dibuat sebelum pemerintahan Trump menghapus kredit pajak federal sebesar 7.500 dolar AS untuk kendaraan listrik.

>>> Toyota Serahkan Tiga Unit Ambulans Kijang Innova ke RSUD Muda Sedia

Pemesanan untuk truk listrik murah tersebut dijadwalkan dibuka akhir bulan ini.