Kedua, Hasbunallāhu wa Ni'mal Wakīl (Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung).

Menurut Imam Al-Bukhari, kalimat ini diucapkan Nabi Ibrahim AS saat dilempar ke dalam api dan dibaca Rasulullah SAW saat menghadapi ancaman musuh.

Ketiga, dzikir tawakal dari Surah At-Taubah ayat 129: Hasbiyallāhu lā ilāha illā huwa, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘aẓīm (Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain Dia.

Kepada-Nya aku bertawakal). Bacaan ini memadukan tauhid, tawakal, dan pengagungan kepada Allah.

>>> Caca Tengker Bagikan Framework THINK untuk Dampingi Anak Gunakan Internet

Keempat, doa Nabi Zakariya memohon keturunan yang saleh: Rabbi hab lī mil ladunka dzurriyyatan ṭayyibah, innaka samī‘ud du‘ā’ (Ya Tuhanku, berilah aku keturunan yang baik dari sisi-Mu).

Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan dzurriyyatan thayyibah berarti keturunan yang baik dalam akhlak, iman, ilmu, dan jalan hidup.

Kelima, doa agar anak menjadi penyejuk hati: Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil muttaqīna imāmā (Ya Tuhan kami, anugerahkan pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati).

Keenam, dzikir tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir: Subḥānallāh walḥamdulillāh wa lā ilāha illallāh wallāhu akbar.

Rasulullah SAW bersabda bacaan ini lebih dicintai daripada segala sesuatu yang terkena sinar matahari (HR. Muslim).

Amalan Tambahan yang Dianjurkan

Selain dzikir, para ulama juga menyarankan amalan lain selama kehamilan.

Salah satunya membaca Surah Al-Fatihah tujuh kali setelah salat Subuh, lalu meniupkannya ke arah perut sebagai ikhtiar doa.

Amalan ini dianjurkan oleh Ustaz Adi Hidayat.

Membaca Surah Al-Insyirah juga baik karena mengandung pesan optimisme bahwa kemudahan mengiringi setiap kesulitan. Banyak keluarga Muslim juga membaca surah pilihan seperti Yusuf, Maryam, Luqman, Yasin, dan Ar-Rahman.

Meski tidak ada dalil khusus tentang pengaruh spesifik surah tersebut terhadap janin, membaca Al-Qur'an secara umum adalah ibadah mulia yang menghadirkan ketenangan.

Ibu hamil juga disarankan memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW: Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammad wa sallim.

Ahmad Zacky El-Syafa dalam buku Keajaiban Shalawat untuk Kehidupan menjelaskan bahwa shalawat dapat menjadi jalan memohon keberkahan, ketenangan jiwa, serta kemudahan.

Buku Tarbiyatul Aulad fil Islam karya Abdullah Nashih Ulwan memaparkan bahwa persiapan membentuk anak saleh dimulai jauh sebelum kelahiran.

>>> Telkom Luncurkan AIcosystem, Integrasikan Kapabilitas AI di Berbagai Sektor

Lingkungan spiritual yang kondusif selama kehamilan menjadi fondasi krusial bagi tumbuh kembang karakter anak di masa depan.