PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 149 Keluarga di Noemuke, Aktivitas Belajar dan Usaha Mulai Bergerak

Warga Dusun Noemuke, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, kini dapat menikmati pasokan listrik selama 24 jam. Fasilitas tersebut mulai dirasakan 149 kepala keluarga setelah jaringan listrik beroperasi melalui Program Listrik Desa (Lisdes) pada Mei 2026.

Sebelum listrik masuk, aktivitas masyarakat pada malam hari sangat terbatas. Sebagian besar rumah mengandalkan lampu pelita berbahan bakar minyak tanah, sementara anak-anak harus belajar dengan penerangan seadanya.

Kondisi itu berubah ketika jaringan listrik mulai menyala di seluruh dusun. Kehadiran listrik memberi ruang bagi warga untuk menjalankan berbagai kegiatan pada malam hari dengan lebih nyaman.

>>> Timnas Indonesia Targetkan Akhiri Puasa Kemenangan 38 Tahun Lawan Oman

Anak-anak Bisa Belajar Lebih Lama

Mama Maria, salah satu warga Noemuke, mengaku perubahan paling terasa terjadi pada aktivitas belajar anak-anak di rumah.

“Kalau dulu malam langsung gelap, anak-anak cepat tidur. Sekarang lampunya terang, mereka bisa duduk belajar lebih lama di meja. PR sekolah jadi selesai, mata juga tidak perih kena asap lagi. Kami sekeluarga senang sekali,” katanya.

Menurutnya, pencahayaan yang memadai membuat anak-anak lebih leluasa mengerjakan tugas sekolah dan belajar pada malam hari.

Peluang Usaha Mulai Terbuka

Dampak lain juga dirasakan pelaku usaha kecil. Yohanes, pemilik warung kelontong di dusun tersebut, mulai melihat kesempatan untuk menambah jenis dagangannya.

“Dulu jualan terbatas, barang cepat basi karena tidak ada pendingin. Sekarang ada listrik, saya mau coba beli kulkas kecil. Jadi bisa jual es batu sama minuman dingin untuk warga di dusun. Harapannya ada tambahan penghasilan,” ujarnya.