Kritik tajam yang menerpa Kylian Mbappe di Madrid memicu reaksi dari pihak terdekat sang pemain.

Tuduhan terkait perilakunya selama masa pemulihan cedera dinilai terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta.

>>> Bobby Nasution Beri Motivasi Timnas U-19 Jelang Lawan Vietnam di Piala AFF

Penyerang asal Prancis tersebut mengalami cedera hamstring ketika Real Madrid bermain imbang 1-1 melawan Real Betis pada 24 April 2026.

Sejak laga itu, ia belum pernah merumput lagi bersama Los Blancos.

Kemunculan foto-foto liburan sang striker di Paris dan Sardinia memicu kekecewaan di kalangan pendukung.

Padahal, Mbappe sudah kembali ke Madrid pada Minggu malam, bertepatan dengan kemenangan 2-0 timnya atas Espanyol, dan kini telah berlatih di Valdebebas.

Merespons gelombang kritik dari media Spanyol, perwakilan resmi Mbappe memberikan penjelasan tertulis kepada AFP pada Selasa waktu setempat.

"Sebagian kritik didasarkan pada penafsiran berlebihan terhadap situasi yang berkaitan dengan masa pemulihan yang sepenuhnya berada di bawah pengawasan klub, dan tidak mencerminkan komitmen serta kerja harian Kylian untuk tim," demikian isi pernyataan tersebut.

Pembelaan Arbeloa

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, turut memberikan pembelaan terbuka bagi anak asuhnya terkait isu miring yang beredar.

"Semua perencanaan terkait pemain cedera diawasi oleh tim medis Real Madrid. Mereka yang menentukan kapan pemain harus berada di Valdebebas," kata Arbeloa.

>>> Republik Ceko Uji Coba Lawan Guatemala untuk Matangkan Taktik Piala Dunia

Arbeloa juga menegaskan bahwa para pemain memiliki hak penuh atas waktu istirahat mereka di luar agenda resmi klub.

"Di luar itu, pemain bebas memanfaatkan waktu luangnya. Saya tidak meragukan komitmen pemain mana pun," tambah Arbeloa.