Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) mengonfirmasi penemuan langka lalat New World Screwworm di wilayah Texas Selatan pada Kamis (4/6/2026).

Kasus parasit pemakan daging ini merupakan yang ketiga kalinya dalam beberapa dekade terakhir di AS.

>>> PBSI dan BNI Genjot Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Lewat Indonesia Open 2026

Temuan pertama kali terdeteksi pada seekor anak sapi berusia tiga minggu di LaPryor, Texas, sekitar 80 kilometer dari perbatasan Meksiko.

Langkah Antisipasi dan Zona Karantina

Menteri Pertanian AS Brooke Rollins menjelaskan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai langkah antisipasi intensif selama lebih dari satu tahun terakhir untuk menekan populasi lalat liar tersebut.

"Tidak ada alasan untuk meyakini bahwa serangan ini akan menjadi wabah massal di negara kita," ujar Rollins.

>>> Konsolidasi Perbankan Butuh Blueprint Jelas dari Regulator

Otoritas terkait memastikan bahwa infestasi parasit ini tidak merusak produk pangan. Anak sapi yang terjangkit diperkirakan dapat segera pulih melalui perawatan medis yang tepat.

Sebagai langkah mitigasi cepat, Dokter Hewan Negara Bagian Texas Bud Dinges langsung menetapkan zona karantina sejauh 20 kilometer di sekitar lokasi penemuan kasus.

"Tolong bantu kami mencegah penyebaran hama ini lebih lanjut dengan tetap mematuhi zona karantina," pungkas Dinges.

>>> Spanyol Uji Coba Lawan Irak di A Coruna Sebelum Piala Dunia 2026

Selama masa karantina berjalan, segala bentuk pergerakan hewan berdarah panas termasuk hewan peliharaan keluar dari zona tersebut dilarang keras tanpa inspeksi ketat dari petugas.