Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan pemantauan penerapan sistem karier berbasis Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di tiga daerah pada awal Juni 2026.

Daerah yang dievaluasi meliputi Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Pemerintah Kota Payakumbuh, dan Pemerintah Provinsi Riau.

>>> IHSG Anjlok 1,70% ke 5.839,78, Rupiah Melemah dan Asing Net Sell Rp1,27 Triliun

Evaluasi ini bertujuan memastikan penempatan pegawai dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis kompetensi melalui instrumen terukur serta validitas data digital yang akurat.

Langkah Pemetaan di Ogan Ilir

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir memulai pemetaan dengan menyelenggarakan penilaian kompetensi dan potensi menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) di Kantor Regional VII BKN Palembang pada Rabu, 3 Juni 2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir Dicky Syailendra menyatakan hasil penilaian akan menjadi dasar pengembangan karier ASN secara objektif, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip manajemen talenta.

Ia menambahkan data kompetensi yang akurat akan membantu pemerintah daerah menempatkan pegawai sesuai kualifikasi demi kesamaan hak dalam berkembang.

Dicky menekankan kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam menyiapkan ASN profesional, berintegritas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Paparan Payakumbuh di BKN Pusat

Pemerintah Kota Payakumbuh memaparkan kemajuan penerapan instrumen kepegawaian secara langsung di markas BKN Pusat, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026.

>>> Calon Presiden Real Madrid Janjikan Haaland dan Rodri, Klub Bantah

Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menegaskan dukungan penuh terhadap transformasi ini. Dengan manajemen talenta, pemetaan potensi pegawai tidak lagi subjektif, melainkan berdasarkan data kinerja dan kompetensi terukur.

Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda menjelaskan kesiapan instrumen pendukung serta integrasi data kepegawaian di wilayahnya telah matang untuk memperkuat sistem merit.