Arsenal dilaporkan terus mengamati situasi Julian Alvarez di Atletico Madrid. Penyerang asal Argentina itu menjadi target utama The Gunners pada bursa transfer musim panas mendatang.

Sejak pindah dari Manchester City, Alvarez tampil impresif di bawah asuhan Diego Simeone. Konsistensinya menarik minat sejumlah klub besar Eropa, termasuk Barcelona.

>>> Enrique Riquelme Tegaskan Rencana Rekrut Haaland dan Rodri

Atletico Madrid sebenarnya tidak dalam tekanan finansial untuk menjual pemain berusia 26 tahun itu. Namun, manajemen mulai menyusun rencana antisipasi jika Alvarez meminta hengkang.

Jika terpaksa melepas Alvarez yang telah mencetak 49 gol, Atletico diprediksi meminta harga di atas 81,5 juta paun.

Angka itu melebihi dana yang mereka keluarkan saat membelinya dari Manchester City.

Sebagai langkah pencegahan, Atletico mulai membidik Victor Osimhen dari Galatasaray.

Striker asal Nigeria itu tampil tajam di Turki dan Galatasaray baru akan bernegosiasi jika ada tawaran minimal 64 juta paun.

Spekulasi kepergian Alvarez menguat setelah ia dilaporkan menolak proposal perpanjangan kontrak dari Atletico. Pelatih Diego Simeone mengisyaratkan tidak akan menahan pemain yang kehilangan komitmen.

>>> Timnas Indonesia U-19 Runner Up Grup A Piala AFF U-19 2026

"Itu bukan pertanyaan untuk saya, melainkan untuk Julian," kata Simeone.

"Dia sudah cukup dewasa untuk mengetahui apa yang akan dia lakukan, dan saya yakin dia akan membuat keputusannya sendiri."

Barcelona dikabarkan menjadi tujuan yang paling diminati Alvarez. Klub Katalonia itu mencari penyerang baru setelah berpisah dengan Robert Lewandowski.

Meski demikian, Arsenal dinilai memiliki kemampuan finansial untuk bersaing dengan Barcelona. Keputusan akhir kini berada di tangan Alvarez.

Arsenal sebelumnya telah mengeluarkan lebih dari 60 juta paun untuk merekrut Viktor Gyokeres musim panas lalu.

Meski mencetak lebih dari 20 gol pada debutnya, posisinya sebagai ujung tombak jangka panjang masih dipertanyakan.

>>> Enrique Riquelme Jamin Transfer Haaland dan Rodri ke Real Madrid

Kualitas daya gedor Arsenal dinilai kurang klinis dalam memanfaatkan peluang. Situasi ini menjadi alasan kuat bagi The Gunners untuk berburu penyerang baru pada bursa transfer mendatang.