Girl group No Na sukses menempatkan single terbaru mereka, 'Rollerblade', di puncak Trending YouTube Indonesia hanya beberapa hari setelah perilisan video klipnya.

Lagu yang dirilis pada 17 April 2026 ini menawarkan perpaduan unik antara instrumen gamelan tradisional dengan pop modern dan reggaeton.

>>> Arsenal Disarankan Rekrut Bernardo Silva, Peluang Langka di Bursa Transfer

Perpaduan Gamelan dan Pop Modern

'Rollerblade' mengusung genre Island Pop yang kental, memadukan elemen tradisional Indonesia dengan irama ceria khas tropis.

Inovasi ini menjadi identitas kuat No Na, membedakan mereka dari grup pop lain di kancah musik Tanah Air.

Lirik lagu menggunakan kombinasi bahasa Inggris dan Indonesia, membuat pendengar diajak menikmati nuansa 'jedag-jedug' yang energik.

Eksperimen genre dan bilingualisme ini menjadi daya tarik utama yang merambah berbagai platform.

Pesan Kebebasan dan Respons Publik

Secara tematis, 'Rollerblade' menyampaikan pesan kebebasan berekspresi dan kepercayaan diri. Aktivitas sepatu roda dipakai sebagai metafora perjalanan hidup yang dinamis dan penuh kegembiraan.

Warganet memberikan respons positif.

Akun Vebz**** mengaku tidak menyangka gamelan terdengar begitu apik dalam lagu pop, sementara Clvn**** menilai versi live lebih memukau.

Akun Luck**** menyatakan rasa bangga mendengar bahasa Indonesia di musik global.

>>> Satoru Mochizuki Minta Maaf Usai Timnas Putri Kalah 0-2 dari Singapura

Popularitas tidak hanya di YouTube.

Hingga 26 Mei 2026, video klir 'Rollerblade' telah ditonton hampir 1,5 juta kali dan kokoh di peringkat satu trending.

Di TikTok, lagu ini ramai digunakan sebagai latar konten kreatif.

No Na yang bernaung di bawah label internasional 88rising beranggotakan Christy Gardena, Esther Geraldine, Baila Fauri, dan Shazfa Adesya.

Sebelum 'Rollerblade', mereka merilis EP 'Orchids' pada 2025 serta lagu seperti 'Sad Face', 'The One', dan 'Work'.

Ciri khas mereka adalah menggabungkan elemen tradisional dengan pop modern dan reggaeton.

Kesuksesan ini menunjukkan daya terima yang luas terhadap karya No Na. Grup ini juga masuk daftar Shazam Fast Forward 2026, menandakan daya tarik di tingkat global.

>>> Tanpa Thom Haye dan Ricky Kambuaya, Lini Tengah Timnas Indonesia Jadi Perhatian

Penampilan mereka di Spotify Wrapped 2025 turut memperkuat posisi sebagai salah satu grup yang membawa warna baru dalam industri musik Indonesia.