PFA Tuding Israel Culik Dua Pemain Timnas Putri Palestina
Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) mengecam keras tindakan otoritas Israel yang menangkap dua pemain tim nasional putri Palestina.
Kedua pemain tersebut adalah Rand Al Halawani dan Metalle Abu Dayyah.
Penangkapan terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026. PFA menyebut tindakan ini sebagai bentuk ketidakadilan yang nyata.
Rand dan Metalle merupakan pemain berbakat yang telah berkontribusi besar bagi Palestina, baik di tingkat junior maupun senior.
PFA memandang peristiwa ini bukan sekadar insiden biasa.
Penangkapan tersebut disebut sebagai bagian dari pola penindasan sistematis terhadap atlet-atlet Palestina. Selama bertahun-tahun, atlet Palestina kerap menjadi sasaran tanpa pertanggungjawaban yang jelas.
Kondisi ini membuat kebebasan bergerak dan hak untuk berolahraga bagi para pemain menjadi sangat terbatas.
PFA menegaskan bahwa berbagai pembatasan yang dialami pemain sepak bola di Palestina telah melanggar banyak aturan dunia.
Tindakan tersebut dianggap menyimpang dari hukum internasional, statuta FIFA, hingga Piagam Olimpiade. Berikut aturan internasional yang dinilai telah dilanggar:
- Ketentuan hukum internasional mengenai hak asasi manusia dan kebebasan individu.
- Statuta FIFA yang menjamin hak pemain untuk berpartisipasi dalam sepak bola tanpa diskriminasi.
- Prinsip-prinsip dasar dalam Piagam Olimpiade mengenai perlindungan terhadap integritas olahraga.
- Hak kebebasan bergerak dan jaminan keamanan bagi setiap atlet profesional.
Pelanggaran-pelanggaran di atas seharusnya memberikan jaminan bagi pemain di seluruh dunia untuk berkompetisi dalam kondisi yang setara.
Namun, kenyataannya atlet Palestina terus menghadapi hambatan yang tidak dialami oleh negara lain.
Tuntutan Tindakan Tegas kepada FIFA
Kritik tajam juga diarahkan PFA kepada komunitas sepak bola internasional yang dianggap menutup mata. Minimnya tindakan nyata mencerminkan adanya standar ganda dalam penegakan aturan sepak bola global.
Update Terbaru
Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday Juni 2026
Kamis / 04-06-2026, 08:52 WIB
Nova Arianto Siapkan Rotasi Pemain Timnas U-19 Hadapi Timor Leste
Kamis / 04-06-2026, 08:52 WIB
Kim Jeffrey Kurniawan Desak Realisasi Pusat Latihan PSS Sleman
Kamis / 04-06-2026, 08:52 WIB
Jemaah Haji Asal Jember Meninggal Dunia Saat Tidur di Mekkah
Kamis / 04-06-2026, 08:51 WIB
Jadwal SCTV Terbaru: Sinopsis Istiqomah Cinta 3 Juni 2026, Rahasia Besar Terbongkar
Kamis / 04-06-2026, 08:51 WIB
Erin Protes ke DPR karena Tak Diundang RDP, Kuasa Hukum Beberkan Alasan
Kamis / 04-06-2026, 08:51 WIB
Hasil Kualifikasi Euro U-21: Gol Esposito Bawa Italia Bungkam Luksemburg
Kamis / 04-06-2026, 08:51 WIB
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Australia Bantai Filipina 10-0, Naik ke Puncak Grup C
Kamis / 04-06-2026, 08:51 WIB
Taman Safari Indonesia II Prigen Lahirkan Empat Anak Harimau Sumatra
Kamis / 04-06-2026, 08:49 WIB
Pakar Transportasi Tolak Reaktivasi Bandara Adisutjipto Yogyakarta
Kamis / 04-06-2026, 08:49 WIB
Ramalan Zodiak Gemini dan Cancer 4 Juni 2026: Dinamika Keuangan Baru
Kamis / 04-06-2026, 08:48 WIB
Wardatina Mawa Ungkap Proses Sidang Cerai dari Insanul Fahmi
Kamis / 04-06-2026, 08:48 WIB
Belanda Takluk dari Aljazair di Laga Uji Coba, Alarm Jelang Piala Dunia 2026
Kamis / 04-06-2026, 08:48 WIB
Bernardo Silva Tunda Keputusan Masa Depan hingga Piala Dunia 2026 Usai
Kamis / 04-06-2026, 08:48 WIB






