Seorang nenek berusia 81 tahun asal Arizona, Amerika Serikat, menjadi korban aksi swatting saat sedang melakukan siaran langsung game Minecraft.

Insiden ini menimpa Sue Jacquot, yang dikenal dengan nama GrammaCrackers di platform YouTube.

>>> Resmi Kembali, Rakhmatsho Rakhmatzoda Perkuat Tajikistan Lawan India di FIFA Matchday Juni 2026

Kanal YouTube Jacquot memiliki lebih dari 600.000 pelanggan.

Bersama cucunya, Jack Self dan Austin Self, ia aktif menggalang dana untuk biaya pengobatan kanker yang diidap Jack.

Keluarga tersebut bahkan mengadakan siaran langsung selama 24 jam penuh hampir 15 hari demi menutup biaya medis yang membengkak.

Jacquot mengatakan Jack telah menjalani sekitar 200 kali kemoterapi dalam satu setengah tahun terakhir, yang menghasilkan tagihan sangat mahal.

Saat penggalangan dana berlangsung pada Senin malam, seseorang melaporkan secara palsu bahwa Jacquot tewas ditembak oleh cucunya sendiri.

Pelaku juga mengklaim Jack hendak bunuh diri.

Panggilan darurat palsu itu direspons besar-besaran oleh aparat keamanan setempat sekitar pukul 23.00 waktu setempat. Jack Self mengaku kaget mendengar laporan tersebut.

Puluhan petugas dari Kepolisian Queen Creek dengan perlengkapan taktis lengkap mengepung rumah. Armada yang dikerahkan mencapai 20 mobil patroli dan lima kendaraan tim SWAT.

>>> 7 Kesalahan Mencuci Jilbab yang Bikin Cepat Rusak, Ini Cara Terbaru yang Aman

Petugas bersenjata segera mengamankan area dan memerintahkan seluruh penghuni keluar. Jacquot yang sedang terlelap tidak menyadari kehadiran polisi.

Kamera siaran langsung yang masih menyala merekam momen ketika petugas memasuki kamar tidurnya. Jacquot kemudian digandeng keluar sambil petugas meminta maaf.

Jacquot menanggapi peristiwa tersebut dengan santai. Ia justru memuji profesionalisme petugas yang memperlakukannya dengan sopan.