Timnas Putri Indonesia Kalah dari Singapura, Pemain Diaspora Dicadangkan karena Fisik
Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura dalam laga uji coba FIFA Women's Matchday di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/7/2026).
Garuda Pertiwi kalah dengan skor 0-2.
>>> Fabio Di Giannantonio Juara MotoGP Catalunya 2026, Ungkap Peran Penting Valentino Rossi
Dua gol Singapura dicetak oleh Danielle Tan pada menit kesembilan dan Nicolle Lim di menit ke-22. Kedua gol tersebut terjadi di babak pertama.
Evaluasi Pelatih: Ritme Permainan Hilang
Pelatih Satoru Mochizuki menilai timnya kesulitan menemukan ritme sejak awal laga. Performa saat pertandingan jauh berbeda dibandingkan sesi latihan terakhir.
Menurut pelatih asal Jepang itu, para pemain sebelumnya mampu menguasai bola dan menjalankan instruksi dengan baik. Namun, di lapangan, hal itu tidak terlihat.
Beberapa poin evaluasi yang ditekankan Coach Mochi antara lain pentingnya ketenangan saat menguasai bola, menjaga fokus sejak menit awal, kemampuan kembali ke ritme setelah kebobolan, dan peningkatan intensitas serangan.
Ia menyayangkan hilangnya ritme yang membuat tim sulit berkembang meski sempat mendominasi penguasaan bola di babak kedua.
Alasan Pemain Diaspora Dicadangkan
Keputusan mencadangkan pemain diaspora seperti Isabell Kopp, Iris de Rouw, dan Pauline van De Pol menarik perhatian. Mereka baru diturunkan di babak kedua.
>>> 8 Cara Budidaya Lobster Air Tawar dan Kangkung Kolam Terpal, Cepat Cuan di 2026
Coach Mochi menjelaskan bahwa pertimbangan utamanya adalah durasi persiapan dan kondisi fisik.
Pemain lokal telah menjalani pemusatan latihan (TC) intensif selama satu bulan penuh, sehingga lebih siap secara fisik.
Sementara itu, pemain diaspora baru bergabung dua hari sebelum pertandingan. Tim pelatih lebih memprioritaskan pemain dengan kebugaran paling stabil untuk menjadi starter.
Pemain diaspora disiapkan sebagai pengganti dan mendapat kesempatan bermain di paruh kedua karena keterbatasan waktu adaptasi.
Fokus pada Jam Terbang Internasional
Selain mengejar hasil, laga ini menjadi sarana memberikan pengalaman internasional bagi para pemain. Coach Mochi memaksimalkan delapan slot pergantian pemain agar lebih banyak personel merasakan atmosfer pertandingan resmi.
>>> Angga Maliq & D'Essentials Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Musikal Senja Teduh Pelita
Menurutnya, perkembangan pemain tidak hanya didapat dari latihan rutin. Jam terbang dalam laga kompetitif melawan negara lain dianggap efektif untuk mematangkan mental dan teknik.
Update Terbaru
Acer Luncurkan Nitro Blaze Link, Perangkat Handheld Khusus Streaming Game PC
Kamis / 04-06-2026, 07:11 WIB
Wuling Eksion Laris Manis, Pemesanan Tembus 1.500 Unit per Juni 2026
Kamis / 04-06-2026, 07:11 WIB
Beasiswa Pemerintah Australia 2026 Resmi Dibuka, Tunjangan Rp462 Juta per Tahun
Kamis / 04-06-2026, 07:11 WIB
Microsoft Tunda Peluncuran Game Fable hingga Februari 2027
Kamis / 04-06-2026, 07:06 WIB
Hasil Luksemburg Vs Italia: Skor 0-1, Eksperimen Terbaru Azzurri Menang Tipis di Kualifikasi 2026
Kamis / 04-06-2026, 07:06 WIB
Usai Operasi, Mario Aji Ikut Rayakan Arsenal Juara Liga Inggris 2026
Kamis / 04-06-2026, 07:06 WIB
Ekspansi Baru The Witcher 3 Songs of the Past Rilis Tahun 2027
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
Kode Redeem FF 2 Juni 2026: Incubator Voucher Gratis Tersedia
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
Daftar Kode Redeem Anime Vanguards Juni 2026 Terbaru
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
Daftar Kode Redeem Duck Survival Juni 2026 Terbaru dan Cara Klaim
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
Kode Redeem Anime Story 2 Juni 2026, Klaim Hadiah Gratis
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
Anggaran 007 First Light 2026 Tembus Rp3,2 Triliun, Lampaui Biaya Film Casino Royale
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
MSI 2026 Resmi Digelar di Daejeon, Korea Selatan: Jadwal dan Format Terbaru
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB
Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan: Dinkes Sleman Awasi Proses Hukum
Kamis / 04-06-2026, 07:01 WIB






