Polemik kesalahan penulisan nama pemain di daftar susunan pemain (DSP) Timnas Indonesia U-19 pada Piala AFF U-19 2026 akhirnya mendapat tanggapan resmi dari PSSI.

Arya Sinulingga, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, memberikan klarifikasi terkait perbedaan nama yang muncul di dokumen pertandingan.

Penjelasan PSSI Terkait Nama Dimas Adi Prasetyo

Masalah ini mencuat saat Timnas Indonesia U-19 menghadapi Myanmar U-19 di laga pembuka Grup A Piala AFF U-19 2026.

Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Senin (1/6/2026) dan berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Garuda Muda.

Perhatian publik tertuju pada lembar DSP yang dirilis sebelum kick-off. Dalam daftar tersebut, tercatat nama Dimas Wicaksono Putra Rahman dengan nomor punggung sembilan.

Padahal, nama Dimas Wicaksono tidak terdaftar dalam skuat final 23 pemain yang dipanggil. Hal ini memicu tanda tanya di kalangan penggemar sepak bola.

Arya Sinulingga menegaskan bahwa data yang disetorkan PSSI ke AFF sudah akurat dan sesuai identitas pemain. Ia meminta masalah ini tidak diperpanjang menjadi polemik berlebihan.

Poin penting klarifikasi Arya Sinulingga:

  • PSSI sudah memasukkan data pemain dengan benar kepada AFF sesuai dokumen resmi tim.
  • Kesalahan yang terjadi murni merupakan kekeliruan penulisan nama di DSP pertandingan.
  • Identitas asli pemain tetap sesuai dengan basis data resmi yang dikirimkan sejak awal.
  • Situasi ini dianggap sebagai kendala teknis penulisan administratif di lapangan.

PSSI memastikan koordinasi dengan penyelenggara terus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang. Hal ini penting untuk menjaga fokus pemain.

Peran Vital Dimas Adi Prasetyo Sebagai Supersub

Pemain yang sebenarnya berlaga dengan nomor punggung sembilan adalah Dimas Adi Prasetyo. Ia merupakan talenta muda dari PSM Makassar U-18.