Tim nasional putri Indonesia akan menghadapi Singapura pada laga pertama Garuda Championship Series Juni 2026. Pertandingan digelar di Stadion Arcamanik, Bandung, Rabu (3/6) pukul 19.00 WIB.

Skuad Garuda Pertiwi membidik poin penuh dalam laga internasional tersebut. Pelatih Satoru Mochizuki berharap pertandingan ini menjadi ajang berharga bagi para pemain.

>>> Diana Shnaider Singkirkan Aryna Sabalenka di Perempat Final Prancis Terbuka

"Ekspektasinya, kesempatan pertandingan internasional seperti ini bisa memberikan pengalaman kepada pemain dan harapannya pemain bisa berkembang jauh lebih lagi," kata Mochizuki di Bandung, Selasa.

Laga berlangsung tanpa penonton di tribun. Mochizuki menegaskan hal itu tidak akan mengganggu konsentrasi tim untuk meraih hasil maksimal.

Menurutnya, ketiadaan suporter justru bisa menjadi nilai positif. Pemain dinilai bisa tampil lebih lepas tanpa tekanan dari penonton.

"Dan pastinya kalau ada penonton biasanya pemain lebih gugup ya.

Karena kali ini tidak ada, mungkin kita bisa berekspektasi bahwa pemain akan bermain lebih lepas tanpa ada tekanan dari penonton," ujar Mochizuki.

>>> Sabalenka ke Perempat Final Prancis Terbuka Usai Kalahkan Osaka

Pelatih asal Jepang itu juga mewaspadai kekuatan Singapura.

Apalagi, lawan kini ditangani oleh juru taktik yang memiliki rekam jejak bagus dan sudah ia kenal secara personal.

"Saya sangat antusias terhadap pertandingan ini karena pelatihnya juga teman baik saya. Karena pelatihnya bagus, jadi pasti kita sangat berhati-hati," katanya.

Uji coba internasional ini menjadi bagian dari evaluasi jangka panjang. Indonesia saat ini tengah membangun fondasi sepak bola putri yang lebih kompetitif di kancah regional.

>>> Ganda Putra Indonesia Berguguran di Indonesia Open 2026

"Indonesia juga saat ini dalam fase terus berkembang. Melalui pertandingan melawan Singapura, harapannya kita bisa berkembang lebih baik lagi," kata Mochizuki.