KAI berencana beralih ke sistem blok terbuka agar kapasitas lintas meningkat. Targetnya, headway bisa dipangkas signifikan mendekati waktu tunggu di rute lain.

Penyebab KRL Rangkasbitung Selalu Penuh Sesak

Bobby memaparkan bahwa jumlah pengguna KRL Jabodetabek mencapai 1,3 juta orang per hari. Lintas Tanah Abang-Rangkasbitung menjadi rute paling padat dengan okupansi 161 persen pada jam sibuk.

Kondisi ini diperparah oleh jumlah gerbong terbatas (SF8/SF10) dan kapasitas listrik 3.000 volt yang tidak mendukung rangkaian lebih panjang.

Sebagai perbandingan, okupansi rute Bogor 130 persen dan Bekasi 140 persen.

>>> 7 Cara Menghasilkan Uang dari TikTok Terbaru 2026, Terbukti Cair Cepat Tanpa Modal

KAI berharap dengan pengerjaan peningkatan daya listrik dan modernisasi sinyal, keluhan kepadatan dapat segera teratasi. Standar pelayanan di seluruh rute Jabodetabek ditargetkan setara.