Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam sidang Komite Hubungan Luar Negeri Senat di Washington memberikan peringatan keras terhadap individu yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

“Kami tidak akan mengizinkan mereka memasukkan individu yang tidak terkait dengan olahraga dan memiliki hubungan dengan IRGC,” kata Rubio saat sidang.

Kekhawatiran terkait imigrasi ini bukan tanpa alasan, mengingat di bulan April lalu delegasi Iran terpaksa kembali dari Bandara Pearson, Toronto, meski membawa dokumen sah.

Ancaman Insiden Kanada

Pada insiden di Kanada, pihak imigrasi menolak delegasi federasi, meskipun Kanada telah mengkategorikan IRGC sebagai organisasi teroris. Absennya tim dari pertemuan FIFA di Vancouver menjadi imbasnya.

Federasi Iran mengklaim perlakuan imigrasi di bandara tidak dapat diterima dan menghina salah satu tokoh terhormat dari militer Iran.

Berdasarkan pengalaman di Kanada, federasi sepak bola Iran kini mengutamakan kewaspadaan dan meminta jaminan keamanan penuh dari penyelenggara.

“Jika Amerika menjamin tidak akan menghina lembaga militer kami dan IRGC, kami akan pergi,” ujar Taj kepada IRIB, penyiaran negara di bulan Mei.

>>> Kane Parsons Cetak Rekor Sutradara Termuda Hollywood Lewat Film The Backrooms

Mereka ingin memastikan insiden di Kanada tidak terulang.