Veda Ega Pratama berhasil mencetak sejarah dengan meraih kemenangan perdananya di ajang Red Bull Rookies Cup 2025 di Sirkuit Mugello, Italia.

Prestasi ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan kariernya di dunia balap motor internasional.

>>> Polemik Akomodasi Piala AFF U-19 2026, PSSI Sumut Ambil Alih Tanggung Jawab

Saat ini, Veda tengah bersaing di kelas Moto3 musim 2026.

Dari enam seri yang telah berlangsung, ia sudah menunjukkan performa impresif dengan meraih satu podium di GP Brasil pada Maret lalu.

Konsistensi menjadi kunci keberhasilannya. Sepanjang musim, Veda hanya sekali gagal finis akibat terjatuh di seri Amerika Serikat.

Pada empat seri lainnya, ia selalu finis di posisi 10 besar meski kerap memulai balapan dari posisi start yang kurang menguntungkan.

Kilas Balik Perjalanan di Red Bull Rookies Cup

Performa gemilang Veda di Moto3 sebenarnya sudah terlihat sejak ia berkompetisi di Red Bull Rookies Cup. Meski musim debut 2024 terasa berat, ia bangkit pada edisi 2025.

Musim 2025 diawali dengan hasil menjanjikan di seri pembuka Sirkuit Jerez, Spanyol.

Pada balapan pertama, ia sukses mengamankan podium ketiga setelah bersaing ketat dengan pembalap muda dari berbagai negara.

>>> 9 Ide Desain Teras Rumah Minimalis Terbaru 2026, Estetik dan Banyak Dicari

Namun, nasib kurang beruntung menimpanya pada balapan kedua di seri yang sama karena gagal finis.

Setelah absen di seri Le Mans, Prancis, pembalap asal Gunungkidul ini kembali menunjukkan taringnya di dua seri Aragon, Spanyol.

Di Aragon, Veda menunjukkan stabilitas luar biasa dengan finis di posisi keempat pada kedua balapan. Hasil ini menandakan kesiapannya bersaing di level tertinggi.

Puncaknya terjadi di Sirkuit Mugello, Italia, saat ia berhasil menjadi pemenang. Kemenangan ini menjadi titik balik yang membangun mentalitas juaranya sebelum melangkah ke Moto3.

Kisah sukses Veda diharapkan menjadi inspirasi bagi pembalap muda Indonesia. Dukungan masyarakat terus mengalir deras agar ia bisa mengibarkan bendera Merah Putih di podium internasional.

Keberaniannya mengambil risiko di setiap tikungan dan strategi balap yang matang menjadikannya salah satu aset terbaik otomotif Indonesia.

>>> Arsenal dan Bayern Munich Bersaing Rebut Bek Muda Nathaniel Brown

Tantangan di sisa musim Moto3 2026 masih besar, namun Veda telah membuktikan dirinya layak berada di jajaran elite pembalap dunia.