Daya tahan yang panjang itu turut didukung teknologi pengisian cepat 120W. Pengguna tidak hanya memperoleh waktu penggunaan lebih lama, tetapi juga dapat mengisi ulang daya dalam waktu yang relatif singkat.

Ada Kompromi di Sektor Kamera dan Desain

Fokus besar pada performa membuat sektor fotografi tidak menjadi prioritas utama perangkat ini. Kamera utama 50MP masih mampu bersaing di kelasnya, tetapi keberadaan kamera ultrawide 8MP serta tidak adanya lensa telephoto menunjukkan adanya sejumlah kompromi.

Aspek serupa juga terlihat pada desain. Dengan bobot 206 gram, Neo 10 tergolong cukup berat dibanding sebagian smartphone modern yang lebih mengutamakan kenyamanan penggunaan satu tangan.

Punya Target Pengguna yang Jelas

Jika disejajarkan dengan sejumlah pesaing seperti POCO F7, Realme GT 7, maupun Samsung Galaxy S25 FE, Neo 10 tampil dengan karakter yang berbeda. Perangkat ini lebih diarahkan kepada pengguna yang mengutamakan performa tinggi dan ketahanan baterai dibanding kemampuan fotografi yang lengkap.

Segmentasi pasar yang semakin spesifik membuat pendekatan tersebut memiliki ruang tersendiri. Sebagian konsumen tidak mencari kamera terbaik atau bodi paling tipis, melainkan perangkat yang mampu menjalankan gim dengan lancar dan bertahan lama dalam penggunaan harian.

Melalui Neo 10, iQOO menunjukkan bahwa kebutuhan pengguna smartphone kelas menengah premium kini semakin beragam dan tidak lagi berpusat pada satu aspek saja.