Potongan adegan dari film legendaris Horror of Dracula atau Dracula yang dirilis pada tahun 1958 akhirnya ditemukan kembali.

Rekaman tersebut sempat dianggap hilang selama puluhan tahun setelah dipotong dari versi aslinya.

>>> Erin Taulany Ganti Pengacara, Sebut Sunan Kalijaga Tak Profesional

Alasan penghapusan adegan ini di masa lalu adalah karena visualnya dinilai terlalu sadis dan menyeramkan bagi penonton pada era tersebut.

Rekaman berdurasi sekitar tiga menit ini ditemukan tersimpan di gudang Warner Brothers.

Restorasi Sejarah Film Inggris

John Gore, CEO Hammer Films, menyatakan bahwa menghadirkan kembali film ini dalam format 4K bukan sekadar perbaikan kualitas visual biasa.

Menurutnya, ini adalah upaya memulihkan bagian sejarah film Inggris yang semula diyakini telah lenyap selamanya.

Dalam versi restorasi terbaru ini, penonton akan disuguhkan detail yang sebelumnya tidak pernah terlihat. Salah satunya adalah cuplikan ikonik taring Dracula yang meneteskan darah setelah memangsa korbannya.

Berikut adalah beberapa detail adegan yang berhasil dipulihkan melalui proses restorasi:

  • Tampilan detail taring Dracula yang berlumuran darah segar setelah menggigit korbannya.
  • Adegan dengan nuansa seksual yang lebih intens saat sang vampir mendekati calon korbannya.
  • Visual yang lebih eksplisit dan mengganggu pada momen kematian Dracula yang penuh dengan darah.

Penemuan ini memberikan dimensi baru bagi para penggemar horor klasik. Kualitas 4K memungkinkan setiap ekspresi karakter terlihat jauh lebih hidup dan menyeramkan.

>>> Kejagung Kenakan Rompi Tahanan kepada Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Kembalinya Dua Aktor Ikonik

Gore juga menambahkan bahwa melihat aksi Christopher Lee dan Peter Cushing dalam detail luar biasa merupakan pengalaman yang sangat berharga.

Kekuatan akting keduanya tetap terasa sangat kuat meski film ini sudah berusia hampir 70 tahun.

Christopher Lee melalui peran ini berhasil mendefinisikan ulang sosok vampir dengan ciri khas mata merah dan taring yang mengintimidasi.

Sementara itu, Peter Cushing tampil memukau sebagai Profesor Abraham Van Helsing, sang pemburu vampir yang cerdas.

Meski detail adegan dan kualitas restorasi telah diumumkan, jadwal resmi penayangan di bioskop masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Namun, film ini direncanakan akan menyapa penonton kembali menjelang perayaan Halloween tahun ini.

Sebagai catatan sejarah, film ini memiliki judul yang sedikit berbeda di beberapa wilayah.

>>> Asosiasi Desak Thailand Naikkan Pajak Impor EV China, Ini Aturan Terbaru 2026

Di Inggris, film ini dikenal dengan judul Dracula, sedangkan di Amerika Serikat lebih populer dengan nama Horror of Dracula.