Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel, Polisi Pertimbangkan Panggil Keanu Agl dan Dara Arafah

Penyidik Polda Metro Jaya membuka kemungkinan memanggil sejumlah figur media sosial dalam penyelidikan dugaan penipuan perjalanan umrah yang menyeret Hanania Travel. Langkah tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan adanya aliran dana dari perusahaan kepada sejumlah influencer yang terlibat dalam promosi paket umrah.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan dana yang berasal dari para calon jemaah diduga digunakan untuk membiayai kegiatan pemasaran sepanjang 2024.

Menurut hasil pendalaman sementara, dana tersebut dialokasikan oleh pihak penyelenggara perjalanan untuk memperluas promosi dan menarik calon pelanggan melalui konten yang dibuat para selebgram.

Nama Selebgram Masuk Pendalaman Penyidik

Beberapa nama yang pernah muncul dalam materi promosi Hanania Travel kini ikut menjadi perhatian penyidik. Mereka antara lain Keanu Agl, Awkarin, dan Dara Arafah.

Ketiganya diketahui sempat mengunggah konten promosi terkait layanan umrah yang ditawarkan perusahaan tersebut pada 2024. Polisi saat ini menelusuri sejauh mana keterlibatan mereka dalam aktivitas pemasaran yang dilakukan agen perjalanan itu.

Penyidik menilai keterangan para influencer diperlukan untuk melengkapi rangkaian pemeriksaan. Informasi tersebut dibutuhkan guna mengurai penggunaan dana perusahaan serta mekanisme promosi yang dijalankan PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Group.

>>> Siapa Anak dan Istri Peabo Bryson Penyanyi OST Aladdin dan Beauty and the Beast yang Meninggal Dunia? Benarkah Bukan Orang Sembarangan?

Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Miliar

Perkara ini menjadi sorotan karena jumlah korban dan nilai kerugian yang dilaporkan cukup besar. Polisi telah menetapkan Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

  • Tersangka: Ahmad Syah Farhan selaku Direktur Utama Hanania Group.
  • Perkiraan kerugian: sekitar Rp100 miliar.
  • Korban: ribuan calon jemaah yang tidak dapat berangkat umrah.
  • Metode pemasaran: promosi melalui selebgram dan konten digital.

Hingga kini penyidik masih menelusuri aset serta pergerakan dana yang berkaitan dengan perkara tersebut. Upaya itu dilakukan untuk mengungkap aliran uang sekaligus mengoptimalkan proses penanganan kerugian yang dialami para korban.