Masyarakat juga sukses membudidayakan jeruk Nagami yang diolah menjadi selai, sirup, dan puding. Produk ini menjadi oleh-oleh khas yang meningkatkan pendapatan petani.

>>> Daftar 16 Game Resmi Esports Nations Cup 2026 Riyadh: Ada Dota 2 dan MLBB!

Desa Ketapanrame juga berkomitmen terhadap kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah sistematis. Unit TPS3R Mutiara Welirang melibatkan masyarakat dalam pemilahan dan pengolahan limbah rumah tangga.

Hingga kini, TPS3R telah bermitra dengan 1.571 pelanggan, menjadi bagian penting dalam ekonomi sirkular desa.

Upaya ini membuktikan pengelolaan lingkungan dapat berjalan seiring dengan misi menjaga kualitas hidup dan kelestarian alam.

Dampak Positif Program Desa BRILiaN

Berikut rangkuman manfaat dan unit usaha yang berkembang di Desa Ketapanrame melalui pemberdayaan BRI:

  • Pengembangan destinasi wisata berbasis alam seperti Sumber Gempong dan Air Terjun Dlundung yang meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
  • Diversifikasi produk UMKM lokal mulai dari olahan kopi hingga produk turunan jeruk Nagami yang meningkatkan nilai jual komoditas tani.
  • Pengelolaan lingkungan melalui unit TPS3R yang mengedukasi masyarakat tentang pengolahan sampah mandiri.
  • Pemberdayaan melalui BUMDes yang mencakup akses permodalan bagi warga.
  • Inovasi digitalisasi dalam tata kelola desa untuk efisiensi pelayanan publik dan transparansi keuangan.

Poin-poin ini menunjukkan pengembangan komprehensif untuk memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan manfaat. Keberhasilan ini tidak lepas dari bimbingan BRI dalam mengawal potensi lokal agar lebih kompetitif.

Dhanny, Corporate Secretary BRI, menyatakan pencapaian Ketapanrame adalah bukti efektivitas Program Desa BRILiaN dalam melahirkan titik pertumbuhan ekonomi baru.

Menurutnya, desa memiliki potensi besar menjadi penggerak ekonomi kerakyatan jika diberikan pendampingan dan ruang berinovasi.

"Lewat Program Desa BRILiaN, kami ingin mendorong masyarakat desa agar mampu mengubah potensi menjadi nilai tambah ekonomi berkelanjutan secara mandiri," jelas Dhanny.

Ia menambahkan, kesuksesan Ketapanrame memberikan gambaran bahwa kolaborasi berorientasi pemberdayaan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

Penghargaan Nasional Desa Ketapanrame

Sebagai apresiasi atas inovasi dan kerja keras, Desa Ketapanrame meraih sejumlah penghargaan:

  • 2021: Juara II Desa BRILiaN Tingkat Nasional dari BRI
  • 2023: Desa Wisata Terbaik (ADWI) dari Kemenparekraf RI
  • 2023: Terbaik I Lomba Desa Wisata Nusantara (Kategori Maju Mandiri) dari Kemendesa PDTT
  • 2024: Penghargaan Desa Wisata Edukasi dari Gubernur Jawa Timur

Deretan prestasi ini membuktikan Desa Ketapanrame telah bertransformasi menjadi desa mandiri dan berdaya saing.

>>> Libur Panjang 2026, 328 Ribu Kendaraan Padati Tol Solo-Ngawi

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan program pemberdayaan, desa ini diharapkan terus menginspirasi wilayah lain untuk mengoptimalkan potensi lokal.