Pelatih sepak bola Jose Mourinho dilaporkan segera diumumkan sebagai manajer baru Real Madrid.

Keputusan ini diambil setelah ia mendapat persetujuan untuk memimpin proyek periode keduanya di Santiago Bernabeu pada Rabu (3/6/2026).

>>> Inter Milan Pastikan Gelar Juara Serie A Usai Kalahkan Parma 2-0

Pria asal Portugal tersebut telah merampungkan analisis mendalam mengenai problem internal klub sepanjang musim ini.

Langkah evaluasi ini diambil setelah Los Blancos menyudahi kompetisi tanpa raihan satu pun trofi juara.

Selain itu, klub juga diterpa isu ketidakharmonisan ruang ganti dan pergantian pelatih. Mourinho mengamati rekaman seluruh pertandingan pada fase akhir musim dan menyerap informasi dinamika internal tim.

Hal ini dilakukan untuk memetakan kebutuhan profil pemain baru.

Klub raksasa Spanyol itu dinilai tidak memerlukan tambahan pemain bintang, melainkan figur dengan etos kerja tinggi dan komitmen penuh.

Target Pembenahan Tim

Mourinho telah meminta wewenang aktif kepada jajaran manajemen klub dalam menentukan kebijakan profil dan posisi pemain prioritas belanja di bursa transfer mendatang.

>>> Michael Carrick Tepis Spekulasi Manajer Permanen Manchester United

Sebanyak enam posisi menjadi target pembenahan utama.

Kebutuhan tersebut meliputi satu atau dua bek tengah, satu bek kanan, satu bek kiri, serta dua pemain yang beroperasi di sektor lini tengah.

Sektor pertahanan tengah membutuhkan pemain berpengalaman kelas dunia untuk menjadi rekan duet Antonio Rudiger.

Salah satu nama yang muncul adalah Ibrahima Konate yang akan berstatus bebas transfer dari Liverpool.

Untuk posisi bek sayap kanan, pemain baru akan diplot berkompetisi memperebutkan posisi utama bersama Trent Alexander-Arnold.

Kebutuhan armada baru di lini belakang dapat semakin krusial apabila bek kiri Fran Garcia memutuskan angkat kaki dari Santiago Bernabeu dalam waktu dekat.

>>> Jadwal Lengkap Timnas Jepang di Piala Dunia 2026

Sementara itu, sektor lini tengah memerlukan satu gelandang bertahan baru yang diproyeksikan mendampingi Aurelien Tchouameni sekaligus menginisiasi serangan dari lini belakang.