Dunia Moto3 tengah dihebohkan oleh Maximo Quiles, pembalap muda asal Spanyol yang menjadi anak didik Marc Marquez. Dalam waktu singkat, ia berhasil menorehkan rekor yang sulit ditandingi.

Quiles lahir di Murcia pada 19 Maret 2008.

>>> Touring Bantimurung ke Leang-Leang: Simpan Cerita Mengejutkan yang Banyak Dicari 2026

Kecintaannya pada balap dimulai sejak usia enam tahun, saat ia aktif di kompetisi minibike nasional dan meraih berbagai gelar juara.

Perjalanan Karier Internasional

Sebelum masuk Moto3, Quiles mengukir prestasi gemilang di berbagai ajang junior. Ia menjadi juara umum European Talent Cup pada musim debutnya tahun 2021.

Ia juga berkompetisi di Red Bull Rookies Cup selama dua musim (2022-2023) dan finis di peringkat ketiga secara beruntun.

Pada JuniorGP musim 2024, ia menempati posisi ketiga sebelum naik kelas ke Moto3.

Menyamai Rekor Marc Marquez

Yang paling mengejutkan adalah kemampuan Quiles menyamai catatan bersejarah Marc Marquez hanya dalam lima seri balapan pertamanya di Moto3.

Ia meraih pole position perdana di Le Mans, Prancis.

Podium pertama diraihnya di Silverstone, Inggris. Kemenangan perdana ia raih di Mugello, Italia — lokasi yang sama persis dengan yang pernah dicapai Marquez.

>>> Resmi! Jakarta Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan 2026, Bebas Denda dan Gratis BBNKB

Tiga momen bersejarah itu tercipta dalam satu musim yang sama.

Pencapaian ini membuatnya disebut sebagai penerus takhta Marquez. Publik yakin ia memiliki masa depan cerah di dunia balap motor.

Bergabung dengan Manajemen Elit

Pada tahun 2024, Quiles resmi bergabung dengan Vertical Group, manajemen milik Marc dan Alex Marquez.

Melalui manajemen ini, ia menjalani latihan intensif di bawah pengawasan langsung sang mentor di Spanyol.

Ia berlatih bersama pembalap muda elite lainnya seperti Fermin Aldeguer, David Alonso, dan Diogo Moreira. Lingkungan kompetitif ini diyakini akan mengasah kemampuan teknis dan mentalitasnya.

Kini perhatian tertuju pada aksinya di Moto3 Italia 2026. Salah satu pesaing terkuatnya adalah Veda Ega Pratama, pembalap kebanggaan Indonesia.

>>> Hasil Wales vs Ghana: Drama Gol Menit Akhir Paksa Skor Imbang di Kualifikasi 2026

Persaingan keduanya diprediksi menjadi sorotan utama.