Langkah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, terhenti lebih awal di Polytron Indonesia Open 2026.

Pasangan berjuluk The Babbies ini kalah dari wakil Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, dalam pertarungan sengit tiga gim.

>>> Hasil Piala AFF U-19 2026: Diwarnai Gol Kontroversial, Malaysia Bantai Singapura 5-0

Kekalahan terjadi di babak pertama turnamen bergengsi tersebut. Leo/Daniel harus mengakui keunggulan lawan meski tampil di hadapan pendukung sendiri.

Jalannya Pertandingan

Gim pertama dimulai dengan tekanan tinggi dari pasangan Taiwan yang unggul 5-1. Leo/Daniel berusaha mengejar dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 6-5.

Momentum terus dijaga hingga unggul 11-10 saat interval. Namun, setelah jeda, persaingan semakin ketat dan skor sempat 17-16 untuk keunggulan Lee/Yang.

Leo/Daniel kehilangan fokus dan tidak mampu menambah poin. Lee/Yang mengamankan empat poin beruntun untuk menutup gim pertama dengan skor 21-16.

Memasuki gim kedua, pasangan tuan rumah bangkit dan mendominasi. Mereka unggul 9-5 dan mempertahankan keunggulan hingga menang 21-13, memaksa laga ke gim penentuan.

Pada gim ketiga, kepercayaan diri Leo/Daniel meningkat. Mereka sempat unggul jauh 12-4.

Namun, Lee/Yang perlahan bangkit dengan mencetak lima angka berturut-turut. Leo/Daniel masih memimpin 16-13, tetapi lawan kembali merebut lima poin beruntun.

>>> Bukan Messi atau Ronaldo, Ini Sosok Raja Assist Piala Dunia yang Mengejutkan

Kendali permainan berpindah ke tangan lawan. Lee/Yang menghentikan perlawanan Leo/Daniel dengan skor 21-19.

Evaluasi Tim

Kekalahan ini membuat catatan pertemuan kedua pasangan semakin lebar. Lee/Yang kini unggul 4-1 atas Leo/Daniel dari total lima pertemuan.

Faktor ketergesa-gesaan menjadi evaluasi utama bagi Leo/Daniel. Mereka sempat unggul jauh namun gagal mempertahankan konsistensi di poin kritis.

Usai pertandingan, Daniel Marthin memohon maaf kepada pencinta bulu tangkis tanah air. Ia mengakui strategi di gim penentuan tidak berjalan karena faktor mentalitas.

“Saya memohon maaf kepada seluruh pendukung Indonesia karena belum bisa memberikan hasil maksimal. Kami bermain terlalu terburu-buru di gim ketiga,” ujar Daniel.

Leo Rolly Carnando menambahkan bahwa mereka tidak tenang dalam mengatur tempo permainan. Hal ini menyebabkan strategi serangan mudah terbaca dan dipatahkan lawan.

“Di sepanjang gim kami terasa agak terburu-buru. Saat unggul, seharusnya kami tetap agresif, namun lawan berhasil mengubah tempo,” jelas Leo.

>>> Frans Putros ke Piala Dunia 2026, Persib Berpotensi Raup Dana FIFA

Kekalahan ini menambah daftar wakil tuan rumah yang gugur di fase awal. Harapan publik kini bertumpu pada wakil Indonesia lainnya di sektor berbeda.