Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara terbuka mengungkapkan alasan memanggil Rayhan Hannan untuk memperkuat skuad Garuda. Keputusan ini diambil menjelang FIFA Matchday Juni 2026.

Gelandang muda Persija Jakarta itu dinilai memiliki karakteristik permainan yang sesuai dengan kebutuhan taktis timnas. Herdman menyebut Hannan sebagai sosok yang ideal untuk lini tengah Indonesia.

>>> Studio Ilustrasi Depok Garap Poster Lagu Baru Ariana Grande

Pintu tim nasional terbuka lebar bagi Hannan setelah performa gemilangnya di akhir musim BRI Super League 2025/2026.

Pemain berusia 22 tahun itu menunjukkan konsistensi luar biasa di level klub.

Dalam empat laga terakhir bersama Persija, Hannan mencetak dua gol dan satu assist. Kontribusi konkret ini menjadi bukti nyata kemampuannya.

John Herdman menegaskan bahwa kesempatan membela Merah Putih adalah pencapaian luar biasa bagi Hannan. Kerja keras pemain setinggi 172 cm itu layak diapresiasi.

Herdman memuji kepribadian Hannan yang tetap rendah hati meski prestasinya menanjak. Ia disebut sebagai figur yang menyenangkan untuk diajak bekerja sama.

Beberapa karakter positif Rayhan Hannan yang dikagumi John Herdman antara lain etos kerja tinggi, sikap rendah hati, kualitas teknis mumpuni, dan disiplin taktis.

Hannan mampu menerjemahkan instruksi pelatih dengan baik di lapangan.

Herdman menegaskan bahwa setiap pemain yang dipanggil harus melewati standar kriteria yang ketat. Hannan dianggap sebagai kepingan puzzle yang tepat untuk lini tengah Indonesia.

Kesesuaian Profil Pemain dengan Strategi Tim

Dalam proses seleksi pemain, Herdman sangat menitikberatkan pada kesesuaian profil individu dengan posisi yang akan diisi. Hal ini untuk memastikan gaya permainan kolektif timnas berjalan cair.

Herdman mengakui sering muncul pertanyaan publik mengenai alasan pemilihan pemain. Namun, setiap keputusan teknis memiliki landasan data dan profil yang detail.