Nvidia resmi memperkenalkan superchip terbaru bernama RTX Spark. Chip ini dirancang untuk menghadirkan teknologi kecerdasan buatan generasi baru di laptop dan PC Windows.

RTX Spark adalah System on Chip (SoC) berbasis arsitektur ARM.

>>> James Gunn Pamerkan Kostum Lex Luthor di Man of Tomorrow

Komponen ini menggabungkan prosesor Nvidia Grace 20-core dengan GPU Nvidia Blackwell RTX yang memiliki 6.144 CUDA Core.

Kedua komponen dihubungkan lewat teknologi NVLink-C2C berkecepatan tinggi.

Nvidia mengklaim RTX Spark mampu memaksimalkan performa AI hingga 1 petaflop, setara dengan 1.000 triliun operasi per detik.

Chip ini diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 3 nanometer dari TSMC.

Laptop dengan RTX Spark dapat menjalankan model AI dengan 120 miliar parameter secara lokal berkat unified memory hingga 128 GB.

>>> Qualcomm Luncurkan Dragonwing untuk Sasar Pasar Data Center dan AI

Dengan spesifikasi tersebut, perangkat memiliki kemampuan penalaran kompleks layaknya server data center. Pengoperasiannya tidak harus bergantung pada koneksi internet atau layanan cloud.

Vendor komputer global langsung mengadopsi teknologi ini. Delapan model laptop pertama dikonfirmasi akan ditenagai RTX Spark.

Microsoft Surface Laptop Ultra menjadi salah satu perangkat perdana. Kehadirannya disiapkan untuk mendongkrak fitur AI mutakhir di Windows.

Asus juga menghadirkan seri ProArt.

Asus ProArt P16 dibekali layar 16 inci dengan panel ASUS Lumina Pro OLED dalam varian Nano Black dan Neo White.

>>> Taylor Swift Rilis Lagu Tema Toy Story 5 Jumat Ini

Sementara itu, Asus ProArt P14 menjadi versi lebih ringkas dengan layar 14 inci. Model ini tetap mengusung spesifikasi panel OLED dan pilihan warna elegan yang serupa.