Penampilan Olivia Rodrigo di acara Billions Club Live with Olivia Rodrigo: A Concert Film menuai sorotan. Bukan karena aksi panggungnya, melainkan busana yang dikenakannya.

Olivia tampil dengan gaun babydoll motif bunga yang cukup pendek, dipadukan dengan boots tinggi. Pilihan busana itu mengundang kritik tajam dari sejumlah kalangan.

>>> Daftar Lengkap Grup Piala Dunia 2026: Format Baru 48 Tim

Mereka menganggapnya tampil seperti anak-anak dan melakukan seksualisasi. Olivia Rodrigo pun langsung menanggapi kritik tersebut saat berbicara di podcast The New York Times.

Tanggapan Olivia Rodrigo

"Itu membuatku kesal banget," ujar penyanyi yang kini berusia 23 tahun itu. Ia heran dengan kritikan ini, terlebih dulu pernah memakai busana yang lebih terbuka di atas panggung.

Salah satu contohnya, sebut Olivia, adalah ketika ia mengenakan bra berkilau dan celana pendek. Ia juga mengemukakan bahwa ia memiliki hak untuk berpakaian sesuai keinginannya.

Menurutnya, busana yang dipakainya kali ini cukup nyaman dan tidak pantas dikaitkan dengan hal negatif. Olivia merasa bahwa kritik yang diterimanya lebih menunjukkan masalah yang ada di masyarakat.

"Orang bilang gaunku yang menutupi tubuh ini kekanak-kanakan. Padahal itu pakaian yang pantas dan menyenangkan bagiku," tambahnya.

>>> Profil Dino Patti Djalal yang Soroti Frekuensi Kunjungan Luar Negeri Prabowo

Ia melihat retorika pembatasan pakaian ini sering dipelihara sejak kecil.

Dengan tegas, Olivia Rodrigo mematahkan anggapan bahwa busananya terkesan seksi. "Aku tak merasa seksi mengenakannya.

Justru aku merasa keren," katanya.

Olivia juga mengingatkan bahwa banyak artis besar lainnya seperti Kathleen Hanna dan Courtney Love yang memakai gaya serupa dan menjadi inspirasinya.

"Saat kita mulai berpakaian dengan cara yang membatasi diri hanya karena takut dianggap seksi, saat itulah kita kehilangan intinya," ujarnya.

>>> Giorgio Antonio Anaknya Siapa? Inilah Biodata Sosok yang Dekat dengan Sarwendah, Bukan Orang Sembarangan?

Ia menegaskan perlunya melindungi perempuan muda dari retorika yang membatasi kebebasan dalam berpakaian.