Spons pembersih merupakan perlengkapan rumah tangga yang hampir selalu ada di dapur. Namun, banyak orang masih menganggap semua spons memiliki fungsi yang sama.

Setiap jenis spons dirancang untuk tugas tertentu. Penggunaan yang tidak sesuai berisiko merusak permukaan benda dan membuat pembersihan kurang efektif.

>>> Perbedaan Compact Powder dan Loose Powder yang Perlu Diketahui

Jenis-Jenis Spons Pembersih

1. Spons Selulosa

Spons selulosa adalah jenis yang paling umum ditemukan. Bentuknya pas digenggam dengan beragam warna.

Keunggulan utamanya adalah daya serap air yang baik dengan harga terjangkau. Spons ini cocok untuk mencuci piring, membersihkan meja dapur, wastafel, dan permukaan rumah tangga lainnya.

2. Spons Abrasif

Spons abrasif terbuat dari material abrasif khusus atau spons selulosa dengan lapisan kasar. Jenis ini dirancang untuk mengangkat kotoran yang menempel kuat.

Efektif membersihkan panggangan, perabot teras, serta kerak makanan pada panci dan wajan. Namun, permukaan kasarnya dapat menggores kaca atau peralatan anti lengket.

3. Spons Selulosa Kompresi

Spons selulosa kompresi atau pop-up sponge dijual dalam kondisi kering dan pipih. Ukurannya akan mengembang setelah direndam air.

>>> Jadwal Kereta Wisata Heritage Ambarawa Juni 2026: Dua Pilihan Lokomotif

Produk ini tidak diberi tambahan sabun atau biocide. Harganya sedikit lebih mahal daripada spons selulosa biasa.

4. Spons Alami

Spons alami berasal dari organisme laut yang dipanen secara khusus. Keterbatasan panen membuat harganya lebih tinggi dan tidak mudah didapat.

Spons ini mampu menyerap cairan dalam jumlah besar. Cocok untuk membersihkan jendela atau menyerap tumpahan air.

5. Spons Kering

Spons kering dibuat dari campuran karet khusus dan tambahan sabun. Alat ini dirancang untuk digunakan tanpa air.

Fungsi utamanya membersihkan jelaga atau noda sisa kebakaran. Efektif juga pada dinding berlapis wallpaper dan tirai kain yang sensitif terhadap air.

>>> McDonald's Indonesia Salurkan 25 Ekor Hewan Kurban dan 2.100 Paket Makanan

Agar tidak mengeras, spons kering sebaiknya disimpan dalam kantong plastik tertutup rapat.