Nvidia resmi memperluas ekosistem kendaraan otonom Level 4 melalui platform Drive Hyperion. Langkah ini diumumkan dalam ajang Nvidia GTC Taipei 2026.

Perusahaan menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk Foxconn, Uber, Autobrains, VinFast, dan Humain. Cakupan wilayah meliputi Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

>>> Mantan Peneliti OpenAI Prediksi AGI Terwujud Paling Lambat 2027

Foxconn Siap Luncurkan Robotaxi di Taiwan

Foxconn memperdalam kemitraan dengan Nvidia untuk mempercepat implementasi armada robotaxi. Kota Kaohsiung di Taiwan menjadi lokasi peluncuran perdana.

Layanan robotaxi Foxconn ditargetkan beroperasi penuh pada 2028. Rute awal meliputi bandara menuju pusat kota dan koridor kereta cepat.

Uber Integrasikan Armada Otonom ke Jaringan Global

Uber terus memperkuat integrasi armada otonom berbasis Drive Hyperion. Perusahaan menggandeng Autobrains untuk meluncurkan robotaxi di Munich, Jerman, pada akhir 2026.

>>> Daftar Pengisi Suara Film Swapped, Ada Michael B. Jordan

Kemitraan Nvidia-Uber telah berjalan sejak 2025. Uber menargetkan pengoperasian bertahap mulai 2027 dengan sasaran 100.000 kendaraan otonom.

Kedua perusahaan juga menggunakan platform Nvidia Cosmos untuk melatih AI. Pada Maret 2026, kerja sama diperluas untuk menghadirkan robotaxi di 28 kota pada 2028.

Kemitraan Global dan Standarisasi Komersial

Nvidia juga menjalin kemitraan dengan BYD, Geely, Nissan, Isuzu, Grab, Lyft, dan TIER IV. Para produsen ini akan meluncurkan kendaraan kompatibel dengan Drive Hyperion.

>>> ChatGPT dan Gemini Bantu Peretas Iran Tingkatkan Serangan Siber

Selain itu, Nvidia meluncurkan Halos OS sebagai fondasi keselamatan berbasis AI. Langkah ini menegaskan standar baru dalam industri robotaxi yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.